Selain itu Sekda mengatakan, bahwa beberapa hari lagi akan diperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke-79. Momen ini adalah saat yang penting bagi kita semua untuk merenungkan kembali makna kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa.
“Perlu kita sadari bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan. Kemerdekaan perlu diisi oleh karya-karya anak bangsa sesuai dengan zamannya. Dalam arti semua kita mempunyai tanggung-jawab untuk mengisi kemerdekaan tersebut. Dengan hal-hal yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa,” jelasnya lagi.
Salah satu cara terbaik, kata Sekda, untuk mengisi kemerdekaan adalah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dan disinilah pentingnya literasi dan numerasi, karena dengan keduanya kita dapat membekali generasi muda dengan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan inovatif.
Sedangkan menurut Staff Ahli Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Johan Maulana mengatakan bahwa memperkuat literasi akan meningkatkan minat, kemampuan siswa dan guru dalam menterjemahkan dan mengartikulasikan narasi atau bahasa yang terdapat pada setiap koleksi bacaan. Sehingga akan menambah wawasan, pola pikir yang berpengaruh pada karakter siswa.
Sedangkan numerasi akan memberikan dampak kepada kemampuan dalam peningkatan logika matematika siswa. Sehingga akan terbentuk kompetensi siswa dalam bidang matematika. Dengan ini kita telah mempersiapkan generasi penerus yang cerdas dan kompeten, untuk mengisi kemerdekaan. Sebagai bagian dari perjuangan kita dalam memajukan bangsa dan daerah ini.
“Semoga generasi muda bangsa, khususnya generasi muda di Kabupaten Dharmasraya dapat terus mengembangkan dan meningkatkan serta memperkuat literasi dan numerasinya. Sehingga mampu bersaing dengan dunia luar kelak,” tegas Johan Maulana.
(wy)












