Mjnews.id – Lembaga survei Sumatera Barat Leadership Forum (SBLF), beberkan hasil survei terbaru Pilkada Kota Bukittinggi 2024, menunjukkan pasangan nomor urut 04 mampu menggeser posisi petahana.
Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif SBLF, Edo Andrefson, pada Jumat 22 November 2024, memaparkan bahwa survei ini dilakukan pada 17-20 November 2024 dengan melibatkan 400 responden menggunakan metode random sampling tatap muka.
“Survei Pilkada Bukittinggi dilakukan pada periode 17 sampai 20 November. Dilakukan dengan metode random sampling tatap muka melibatkan 400 responden dengan margin of error sebesar 5 persen,” ujarnya.
Hasil survei menampilkan bahwa pasangan Ramlan-Ibnu memiliki elektabilitas tertinggi dengan 48,25 persen, diikuti pasangan nomor urut tiga, Erman Safar-Heldo Aura, yang berada di angka 42,50 persen.
Sementara itu, pasangan nomor urut satu, Marfendi-Fauzan, dan nomor urut dua, Nofil Anoverta-Frisdoreja, masing-masing hanya meraih 4,5 persen dan 3,5 persen.
Keunggulan Ramlan-Ibnu juga terlihat dari tingkat kemantapan pemilih. Paslon ini mencatat angka pilih pasti tertinggi sebesar 74,1 persen, sedangkan pesaing terdekatnya, Erman-Heldo, berada di angka 70,5 persen.
Tingkat kemungkinan berubahnya pilihan pemilih pasangan Ramlan-Ibnu lebih rendah, yakni 25,3 persen, dibandingkan pasangan Erman-Heldo yang mencapai 28,5 persen.
Menurut Edo, salah satu faktor utama yang mendongkrak popularitas Ramlan-Ibnu adalah tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Ramlan Nurmatias saat menjabat sebagai wali kota.
“Dengan status sebagai Mantan Wali Kota, angka pasti memilih bagi pasangan Ramlan-Ibnu diperkirakan akan semakin menguat selama empat hari ke depan,” ungkapnya.
Survei Pilkada Bukittinggi ini juga mengungkapkan bahwa masyarakat cenderung lebih menghargai pencapaian Ramlan dalam menata kota dan menggeliatkan sektor pariwisata dibandingkan kinerja Erman Safar selama lima tahun terakhir.
Selain itu, Ramlan-Ibnu turut mendapat keuntungan dari tingginya elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Mahyeldi-Vasco yang mencapai 90 persen di Bukittinggi.
“Ramlan-Ibnu lebih mampu memanfaatkan tarikan elektabilitas Mahyeldi-Vasco di Kota Bukittinggi daripada pasangan Erman Safar-Heldo Aura,” terang Edo.
Faktor geografis juga memperkuat posisi Ramlan-Ibnu. Pasangan ini berhasil menyolidkan dukungan di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) dan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), yang merupakan basis wilayah dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar di Bukittinggi.
“Dua basis wilayah dengan jumlah DPT terbesar di Kota Bukittinggi ini berhasil dikuasai Ramlan-Ibnu. Faktor ini membuat elektabilitas Ramlan-Ibnu unggul tipis dibandingkan pasangan Erman Safar-Heldo Aura,” tutup Edo.
(jef)












