Mjnews.id – Pererat silaturahmi, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Limapuluh Kota gelar Halal bihalal, bertempat di Masjid Alkausar Sarilamak Kecamatan Harau, Kamis 17 April 2025.
Ketua IGTKI yang juga pengurus PGRI Limapuluh Kota, Hj. Nur Isnawati, S.Pd.AUD, kepada wartawan menyampaikan, Halal bihalal keluarga besar IGTKI PGRI ini dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi dengan semangat kebersamaan antara tenaga pendidik.
“Kita juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak sehingga terselenggaranya acara halal bihalal ini,” katanya melalui pesan singkat whatsappnya, Jumat 18 April 2025.
Dikatakan Nur Isnawati, kegiatan halal bi Halal ini juga diisi tausiah oleh Ustaz Yengki Otrio, sekalian menambah ilmu agama dan meningkatkan keimanan di masa yang akan datang. Kegiatan tanpa memungut biaya, guru-guru membawa snek masing-masing dan ongkos masing-masing, bahkan beli baju baru masing-masing untuk menghadiri acara yang diadakan oleh Pengurus IGTKI PGRI Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan pada hari ini dapat menjadi penyemangat bagi kita semuanya hendaknya,” tutupnya.
Sementara itu, Dinas Pendidikan yang diwakili Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Wandi Putra, M.Pd, sebagai Ketua IGTKI juga mengharapkan agar kedepannya ada penambahan TK Negeri di Limapuluh Kota, ada insentif untuk guru-guru honor TK yang saat ini gaji mereka hanya berkisar 200-500 ribu/bulannya.
“Semoga dengan pemerintah yang baru hal Ini dapat terwujud,” ucapnya sambil mengaminkan.
Wandi Putra juga berharap dengan adanya silaturahmi ini dapat menjadi titik tolak dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia di setiap sektor, sehingga turut mendukung pembangunan daerah secara optimal, terkhusus di bidang Pendidikan Anak Usia Dini,” sebutnya.
Kegiatan Halal bihalal tersebut juga tampak dihadiri oleh Wakil Ketua PGRI, Antoni, M. Pd.T, penasehat IGTKI 1 orang, pendamping TK 7 orang, guru TK 738 orang (PNS 108 orang, PPPK 1, Honor Sertifikasi 260, Honor yang belum sertifikasi 369 orang).
(yud)












