BeritaKota Padang

Halal Bihalal PKPS Meriah, Risnaldi Ibrahim Ajak Perantau Pessel Membangun Kampung Halaman

171
×

Halal Bihalal PKPS Meriah, Risnaldi Ibrahim Ajak Perantau Pessel Membangun Kampung Halaman

Sebarkan artikel ini
Halal Bihalal DPW PKPS Provinsi Sumbar di Kota Padang
Halal Bihalal DPW PKPS Provinsi Sumbar di Kota Padang. (f/ist)

Mjnews.id – Mewakili Wali Kota Padang, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Ances Kurniawan mengatakan, keberadaan PKPS (Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan) di Kota Padang sangat dirasakan dampaknya. Perantau Pessel di Padang dikenal egaliter, gigih, pekerja keras dan pandai bergaul.

“Perantau Pessel di Padang ibarat dua sisi. Sebagai Warga Padang secara administrasi, tetapi kita tidak lupa dengan asal Orang Pessel yang bukan rantau yang tidak jauh dari Padang,” ujar Ances Kurniawan saat Halal Bihalal DPW PKPS Provinsi Sumbar di Gedung Serba Guna DPW PKPS Sumbar di Padang, Minggu (12/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ances mengungkapkan, di era 70-an Kota Padang didominasi Perantau asal Pariaman. Karena saat itu Orang Pessel ke Padang harus melalui jalan berliku dan medan yang berat. Tetapi sekarang akses jalan bagus, Orang Pessel bisa mudah ke Padang. Saat ini siang hari sudah 1 juta lebih Warga Padang yang datang dari luar dan dalam beraktivitas di Padang.

“Secara kuantitas Orang Pessel sekarang banyak di Padang. Keberadaannya menyebar. Bahkan di Padang sekarang nomor dua Perantau Pessel terbanyak,” terangnya.

Dengan keberadaan Perantau Pessel yang cukup besar di Padang, Ances berharap dapat mendukung program pembangunan Pemko Padang melalui sembilan program unggulannya.

Ketua Panitia Halal Bihalal DPW PKPS Sumbar Widoyo Hermanto mengatakan, Perantau Pessel berkumpul hari ini sebagai arti dari persaudaraan, kepedulian dan tanggungjawab sosial.

“Tema Halal Bihalal kali ini sangat sederhana, yakni Rindu Pasisia, Baiyo Batido di Rumah Gadang. Ini bukan sekadar rasa, tetapi pengingat siapa kita. Adat Minangkabau, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kemana pun kita pergi merantau kita menyesuaikan diri. Tetapi tidak boleh meninggalkan jati diri kita sebagai orang pasisia. Kita boleh hidup di mana saja, berkiprah di semua bidang. Sebagai orang pasisia kita punya akar yang sama,” tegasnya.

Ajak PKPS membangun kampung halaman

Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim mengajak Perantau Pessel membangun kampung halamannya.

“Untuk membangun kampung halaman Pessel kita tidak akan pernah bicara pangkat dan jabatan. Yang penting bagi kita Orang Pessel wajib berkontribusi berbuat untuk kampung halaman. Baik fisik maupun kehidupan sosial,” ajaknya.

Tidak dipungkirinya, kondisi Pessel saat ini masih termasuk daerah miskin. Saat ini Pessel peringkat 17 daerah termiskin dari 19 kabupaten kota di Sumbar.

“Pessel sudah keluar dari status tertinggal. Namun masih masuk kategori daerah miskin. Peringkat daerah ini naik, sebelumnya Pessel nomor 18 termiskin di Sumbar. Kini nomor 17,” ungkap Risnaldi.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT