BeritaKota Sawahlunto

Kota Sawahlunto Mendapat Bantuan 1 Ekor Sapi Kurban dari Presiden Prabowo

577
×

Kota Sawahlunto Mendapat Bantuan 1 Ekor Sapi Kurban dari Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto, Heni Purwaningsih
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto, Heni Purwaningsih. (f/yuni oktrianti)

Mjnews.id – Di hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi, Kota Sawahlunto mendapatkan Bantuan Masyarakat (Banmas) dari Presiden Republik Indonesia berupa 1 ekor sapi kurban.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto, Heni Purwaningsih, kepada Media, Selasa 27 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

Dalam konfirmasinya Heni menjelaskan, terkait bantuan sapi kurban dari Presiden ini, pihaknya telah merekomendasikan calon Sapi Banmas Presiden pada hari raya Idul Adha 1446 Hijriah, kami rekomendasi sapi milik warga Kota Sawahlunto, tepatnya dari Desa Lumindai, milik warga setempat yang bernama Sariyal, dengan jenis sapi simental yang memiliki bobot 950 kg dengan kisaran harga kewajaran setempat yakni 90 juta rupiah.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini kita mendapatkan bantuan 1 ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, dengan syarat berat sapi minimal 800 Kg, dan untuk sapi Banmas ini kami merekomendasikannya dua ekor sapi, siapa tahu nanti ada kabupaten/kota lain yang berminat,” kata Heni.

Tidak hanya sapi kurban, untuk biaya pemotongan sapinya juga akan ditanggung oleh pihak Sekretariat Kepresidenan masing-masing Rp 1 juta per masjid.

Sesuai dari surat usulan yang diajukan Walikota Sawahlunto nomor 005/173/Kesra-SWL/2025 untuk masjid penerima bantuan hewan kurban tersebut adalah Masjid Baiturahman Dusun Talang Tului, Desa Silungkang Duo, Kecamatan Silungkang.

“Untuk proses pemindahan sapi dari Desa Lumindai ke Masjid Baiturahman ini, kami dari Dinas Ketahanan Pangan siap membantu,” tutur Heni menjelaskan.

Terkait untuk menghadapi Hari Raya Kurban di Kota Sawahlunto, pihaknya juga telah membentuk Tim yang terdiri dari 30 orang yang akan disebar di empat Kecamatan di Kota Sawahlunto, guna mengecek kesehatan hewan kurban, dan mulai tanggal 3 Juni nanti mereka akan turun ke berbagai lokasi yang sudah ditetapkan.

(Uni)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT