BeritaKriminalitasPadang Pariaman

Evakuasi Mayat Siska Oktavia Rusdi dan Adek Agustina Gegerkan Warga Padang Pariaman

546
×

Evakuasi Mayat Siska Oktavia Rusdi dan Adek Agustina Gegerkan Warga Padang Pariaman

Sebarkan artikel ini
Evakuasi Mayat Siska Oktavia Rusdi dan Adek Agustina
Evakuasi Mayat Siska Oktavia Rusdi dan Adek Agustina. (f/ist)

Polres Padang Pariaman hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif serta kronologi lengkap pembunuhan keji ini. Pihak keluarga berharap pelaku mendapat hukuman setimpal sesuai hukum yang berlaku.

Ibunda Siska Oktavia Rusdi Syok dan Meninggal Dunia

Tragedi pembunuhan sadis yang menimpa Siska Oktavia Rusdi alias Cika (23), kian menyesakkan. Ibunda Cika dikabarkan meninggal dunia pada Kamis pagi, 19 Juni 2025, hanya beberapa jam setelah syok mendapat kabar bahwa putri kesayangannya menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri.

ADVERTISEMENT

Kini, fakta tragis itu akhirnya terkuak setelah pelaku berinisial W (24) ditangkap oleh Tim Gagak Hitam Reskrim Polres Padang Pariaman.

Penangkapan pelaku dilakukan pada Kamis dini hari (19/6/2025), dalam pengembangan kasus mutilasi terhadap korban lain, Septia Adinda (24), yang potongan tubuhnya ditemukan di aliran Batang Anai pada 17 dan 18 Juni 2025.

Dalam pemeriksaan, W mengakui telah membunuh Cika dan Adek. Yang lebih menggemparkan, jasad kedua korban ditemukan dicor di dalam sumur tua dengan kedalaman tujuh cincin, di kawasan Pasar Usang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman — hanya beberapa meter dari rumah pelaku.

Ironisnya, selama satu tahun terakhir, pelaku W yang merupakan pacar Cika, justru ikut mendampingi keluarga korban dalam pencarian dan pencarian keadilan. Hal ini diungkapkan oleh tante korban, Yeni, yang tak kuasa menahan kekecewaan.

“Kami merasa sangat tertipu. Selama ini kami percaya W karena dia pacar Cika. Bahkan dia selalu ikut mencari tahu keberadaan Cika bersama kakak saya,” ujar Yeni dengan nada sedih.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, menegaskan bahwa pengakuan pelaku sedang didalami lebih lanjut. Pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya korban lain dalam kasus yang disebut sebagai tragedi kemanusiaan ini.

“Kami akan pastikan kebenaran terungkap dan pelaku dihukum seadil-adilnya,” tegas Kapolres.

Keluarga besar korban kini masih dalam suasana duka mendalam. Mereka meminta doa dan dukungan dari masyarakat, agar proses hukum terhadap pelaku pembunuhan Siska Oktavia Rusdi dan sahabatnya Adek Gustiana dapat berjalan secara transparan dan tuntas.

(hpr)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT