Mjnews.id – Angin segar berembus kencang bagi perekonomian desa. Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan memastikan plafon dana revitalisasi Koperasi Desa atau Kopdes akan siap digunakan mulai 1 Juli 2025.
“Ini adalah langkah awal dari program ambisius pemerintah untuk mengubah Kopdes menjadi motor penggerak ekonomi di akar rumput,” kata Zulkifli Hasan atau yang dikenal Zulhas saat konperensi pers di Jakarta, Rabu 25 Juni 2025.
Dalam rapat koordinasi tingkat menteri, Zulhas membeberkan target utama membentuk 85 Kopdes mandiri yang akan berfungsi sebagai pusat ekonomi lokal terpadu.
Setiap koperasi ini nantinya bakal dilengkapi minimal enam gerai utama yang strategis, diantaranya pangkalan gas untuk memastikan ketersediaan energi, Gerai sembako guna menstabilkan harga kebutuhan pokok, Apotek sederhana agar akses kesehatan lebih mudah.
Kemudian Kerja sama dengan PT Pos untuk meningkatkan layanan logistik dan pengiriman, Pangkalan BRI Link dan Mandiri Link untuk memperluas akses layanan keuangan.
Selanjutnya Gudang penyimpanan dan dryer, khusus untuk hasil pertanian seperti jagung dan gabah, atau cold storage untuk produk perikanan.
“Plafon dana untuk revitalisasi koperasi desa akan siap digunakan mulai 1 Juli 2025. Dana ini bertujuan untuk mendukung pengembangan berbagai unit usaha koperasi,” tegas Zulhas.
Program Kopdes ini mendapat dukungan penuh dari berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, PT Pos, serta seluruh bank BUMN seperti BRI dan Mandiri.
Zulhas menekankan bahwa sinergi lintas kementerian dan BUMN menjadi kunci keberhasilan program yang merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo.
Menariknya, meskipun Zulhas sangat detail menjelaskan fungsi dan target Kopdes, ia tidak membeberkan secara spesifik berapa nilai anggaran yang akan dikucurkan pemerintah untuk program ini pada Juli 2025.
“Meski ada kemungkinan jadwal peresmian oleh Presiden akan disesuaikan karena agenda kunjungan kerja ke luar negeri, komitmen pemerintah untuk memberdayakan ekonomi desa melalui koperasi tetap tak tergoyahkan. Siapkah desa Anda menjadi bagian dari revolusi ekonomi ini?” tutupnya.
(*/eki)












