Selain integrasi modul, pencegahan bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi juga akan didukung oleh teknologi, seperti pemasangan CCTV.
Gus Ipul juga mengumumkan kesiapan operasional Sekolah Rakyat. Sebanyak 100 titik lokasi telah dinyatakan siap untuk memulai masa matrikulasi dan orientasi siswa pada 14 Juli 2025. Sementara itu, 100 titik tambahan lainnya akan menyusul secara bertahap.
“Kami semakin mantap menyambut 14 Juli. Dari 100 titik tambahan, 94 di antaranya akan memulai proses rekrutmen guru dan siswa minggu ini. Insya Allah, program ini mampu menampung lebih dari 10 ribu siswa pada akhirnya, dengan total sekitar 200 titik,” jelasnya.
Peluncuran resmi Sekolah Rakyat di tingkat nasional masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Pada 14 Juli itu akan dimulai masa matrikulasi, masa orientasi, dan masa saling mengenal,” pungkas Mensos Gus Ipul.
(eki)












