BeritaSumatera Utara

Aksi Demonstrasi di Medan, Komponen Masyarakat Bersama Mahasiswa Ajukan 7 Tuntutan Ini

429
×

Aksi Demonstrasi di Medan, Komponen Masyarakat Bersama Mahasiswa Ajukan 7 Tuntutan Ini

Sebarkan artikel ini
Massa runtuhkan pagar DPRD Sumatera Utara
Massa runtuhkan pagar DPRD Sumatera Utara. (f/ist)

Mjnews.id – Puluhan massa dari Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (Akbar) Sumatera Utara (Sumut) menggelar demonstrasi di simpang UISU Medan, Senin (1/9/2025). Aksi juga diwarnai dengan pembakaran ban.

Koordinator Lapangan Sektor Teladan, Awan, 25 tahun, mengatakan aksi akan menuju Pos Bloc Medan.

ADVERTISEMENT

“Kita sekarang bergerak menuju Pos Bloc untuk bergabung dengan yang lainnya dan setelah itu bergerak menuju Kantor DPRD,” katanya kepada Mjnews.id, Senin (1/9/2025).

Tuntutan aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh elemen masyarakat bersama mahasiswa ada 7 poin ucapan Awan sebagai berikut ;

1. Bubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), bubarkan partai politik, bentuk dewan rakyat.

2. Batalkan semua kenaikan pajak untuk rakyat, alihkan kepada kebutuhan dasar rakyat yaitu pendidikan dan kesehatan.

3. Lakukan evaluasi dan reformasi menyeluruh Institusi Kepolisian agar menjadi lembaga yang profesional, akuntabel, demokratis dan bebas dari penyalahgunaan kekuasaan. Usut tuntas pelindas Affan Kurniawan dan adili seluruh aparat keamanan yang menyebabkan kematian Affan.

4. Tolak upah murah buruh dan berikan jaminan kesejahteraan bagi kelas pekerja.

5. Hentikan segala bentuk perampasan ruang hidup rakyat.

6. Hentikan brutalitas kepolisian dan segera bebaskan seluruh demonstran yang ditahan secara sewenang-wenang di setiap daerah.

7. Tolak Multifungsi TNI, Cabut UU TNI Nomor 2 Tahun 2025 serta kembalikan kepolisian ke korp TNI

Massa bakar ban di Jalan Pelangi simpang Jalan Sisingamangaraja Medan
Massa bakar ban di Jalan Pelangi simpang Jalan Sisingamangaraja Medan. (f/ist)

“Harapan kami juga, menolak upaya pecah belah yang dilakukan oleh negara saat ini. Musuh bersama kita bukan sesama rakyat, musuh kita adalah pemerintah itu sendiri yang membuat kemarahan di berbagai daerah bergejolak,” imbuhnya.

Tegas Awan bahwa musuh kita adalah mereka yang merampas tanah rakyat, mereka yang tidak melindungi kelas pekerja, mereka yang membunuh anak dengan senjata (TNI), mereka yang memungut pajak untuk dikorupsi agar bisa foya-foya, mereka yang membiarkan kita miskin.

Awan berharap kiranya, agar warga menjaga sesama warga, jangan rusak dan ambil milik sesama warga, jangan sakiti sesama warga, dan harus saling membantu.

Pengamatan Mjnews.id di lokasi, arus lalu lintas sempat macet di Jalan Pelangi dan Jalan Sisingamangaraja Medan, kini sudah kembali normal.

(M. Solih Nasution / Faisal)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT