Dalam kesempatan itu, Gubernur menekankan pentingnya dunia usaha melalui TJSL untuk berperan aktif dalam pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Ia berharap rapat kerja ini bisa menghasilkan program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.
Ketua TJSLBU Sumbar, Gusti Chandra, menambahkan bahwa forum ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. TJSLBU, kata dia, berkomitmen menyusun program jangka pendek dan panjang yang lebih terarah, konkrit, dan berdampak.
“Untuk program jangka pendek, kami fokus pada kebutuhan mendesak seperti pengentasan kemiskinan ekstrem. Sedangkan untuk jangka panjang, kami ingin memperkuat daya saing daerah, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat maupun pelaku usaha,” jelas Gusti Chandra.
Ia berharap rapat kerja kali ini dapat menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi capaian, serta merumuskan langkah konkret ke depan sesuai tema yang diusung.
Rapat kerja ini turut dihadiri Kepala DPMPTSP Sumbar Luhur Budianda, Kepala Dinas Sosial Syaifullah, pengurus TJSLBU Sumbar, serta sejumlah badan usaha yang tergabung dalam forum.
(adpsb)







