BeritaJawa TimurParlemen

LaNyalla Siap Perjuangkan Guru Madrasah se-Jawa Timur Jadi PPPK

575
×

LaNyalla Siap Perjuangkan Guru Madrasah se-Jawa Timur Jadi PPPK

Sebarkan artikel ini
PGMM se-Jawa Timur menyampaikan aspirasi mereka kepada Anggota DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti
PGMM se-Jawa Timur menyampaikan aspirasi mereka kepada Anggota DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (f/dpd)

Mjnews.id – Pengurus Wilayah Persatuan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) se-Jawa Timur menyampaikan aspirasi mereka berkaitan dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada Anggota DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam pertemuan yang diselenggarakan di Graha KADIN Jatim, Senin (13/10/2025).

“Kehadiran kami untuk meminta dukungan kepada Bapak LaNyalla berkaitan dengan status PPPK untuk guru madrasah swasta. Sejauh ini, status kami belum PPPK. Kami berharap hal itu dapat diperjuangkan,” kata Ketua Pengurus Wilayah PGMM Jawa Timur, Tosari.

ADVERTISEMENT

Dikatakan Tosari, di Jawa Timur sendiri terdapat kurang lebih 35 ribu guru madrasah swasta. Dari jumlah itu, sebanyak 18 ribu guru madrasah swasta tergabung dalam PGMM. Sejauh ini, belasan ribu guru madrasah swasta itu sudah memiliki waktu mengajar yang cukup lama.

“Ada yang sudah 25 tahun, ada yang tiga puluh tahun. Tapi status kami masih seperti ini. Sementara yang pernah menjadi anak didik kami dan baru lulus kuliah sekitar 1-2 tahun, sudah diangkat menjadi PPPK,” terang Tosari.

Secara administrasi dan aturan yang berlaku, Tosari menilai guru madrasah swasta memiliki kesempatan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan status PPPK.

“Secara peraturan dimungkinkan bagi kami guru swasta ini menjadi PPPK. Tetapi perjuangan meraih status itu sangat sulit. Kami sudah berjuang ke sana ke mari, tetapi belum ada hasil. Maka, besar harapan kami agar Pak LaNyalla dapat memperjuangkan aspirasi kami ini,” harap Tosari.

Demi memperlancar aspirasinya agar dapat diperjuangkan, Tosari meminta kepada LaNyalla untuk dapat dipertemukan dengan Presiden Prabowo Subianto, untuk dapat menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.

“Saya kira Pak LaNyalla memiliki peranan yang sangat penting dalam memperjuangkan status PPPK bagi guru di Jawa Timur ini. Jadi, kami berharap hal ini dapat segera ditindaklanjuti,” pinta Tosari.

Menanggapi aspirasi PGMM, LaNyalla sependapat bahwa guru merupakan profesi penting yang harus dikedepankan kesejahteraannya. Guru, kata LaNyalla, sangat vital peranannya dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa.

LaNyalla menyatakan siap memperjuangkan aspirasi guru madrasah se-Jawa Timur yang tergabung dalam PGMM.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT