Mjnews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang (Lapas Cipinang) Jakarta bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja Puspa Antariksa menggelar pelatihan kemandirian membatik bagi warga binaan.
Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Irdiansyah Rana, menyatakan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat.
“Kami ingin memastikan warga binaan memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti,” ujarnya.
Program ini juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas batik hasil karya lima Lapas Kelas I di Cipinang.
“Dengan pelatihan yang terstruktur, diharapkan produk batik yang dihasilkan dapat memiliki nilai jual lebih tinggi,” ucapnya kepada wartawan melalui pesan singkat whatsappnya, Selasa 21 Oktober 2025.
Sementara itu, Kepala Lapas Wachid Wibowo menegaskan, program seperti ini menjadi bukti komitmen Lapas Cipinang sebagai lembaga pemasyarakatan yang aktif dan progresif dalam membina kemandirian warga binaan.
“Pelatihan keterampilan adalah bagian penting dari proses reintegrasi mereka ke masyarakat,” ujarnya.
Program pelatihan kemandirian ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan berbagai jenis keterampilan lainnya, sehingga warga binaan semakin siap menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.
Kegiatan membatik tersebut juga tampak di hadiri langsung oleh Direktur Lembaga Pelatihan Kerja Puspa Antariksa, Jumaher Puspa, didampingi jajaran pimpinan Lapas Cipinang, termasuk Kepala Bidang Kegiatan Kerja Irdiansyah Rana, Kepala Seksi Bimbingan Kerja Gugi Triaji, Kepala Seksi Sarana Kerja Andi Nazmussaqib, dan Kepala Seksi Pengelola Hasil Kerja Dwi Putra Herliansah beserta jajaran staf bidang kegiatan kerja.
Pelatihan berlangsung tertib dan lancar serta warga binaan tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan instruktur dari Lembaga Pelatihan Kerja Puspa Antariksa.
(Rel/Yud)












