BeritaInternasionalSumatera Barat

Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar, Dorong Optimalisasi Wakaf untuk Pembangunan Berkelanjutan

145
×

Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar, Dorong Optimalisasi Wakaf untuk Pembangunan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi buka Konferensi Wakaf Internasional di Hotel Truntum Padang
Gubernur Sumbar, Mahyeldi buka Konferensi Wakaf Internasional di Hotel Truntum Padang. (f/hary putra ramadhan)

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi secara resmi membuka Konferensi Wakaf Internasional yang digelar di Hotel Truntum Kota Padang, Sabtu (15/11/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya ajang berskala global tersebut dan menegaskan pentingnya wakaf sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi dan sosial.

ADVERTISEMENT

“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul dalam konferensi wakaf internasional ini, sebuah momentum penting untuk memperkuat peran wakaf sebagai instrumen pembangunan ekonomi dan sosial. Wakaf bukan hanya amalan ibadah, tetapi juga sumber daya strategis yang dapat membantu mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur menekankan bahwa Sumatera Barat memiliki potensi wakaf yang sangat besar dan perlu dikelola secara profesional agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Mahyeldi memastikan pemerintah provinsi siap memfasilitasi berbagai langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

“Kita harus menjadikan wakaf sebagai kekuatan bersama dalam membangun masa depan yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” tambahnya.

Pelaksanaan Konferensi Wakaf Internasional

Konferensi Wakaf Internasional yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan praktisi, akademisi, serta pejabat wakaf dari mancanegara, termasuk Malaysia, Brunei Darussalam, dan Mesir. Para peserta membahas berbagai inovasi dan strategi pengelolaan wakaf yang lebih efektif dan profesional, agar wakaf dapat menjadi pilar utama pembangunan berkelanjutan.

Delegasi Malaysia, Dr. Fatimah Al-Hassan, menyatakan apresiasinya terhadap penyelenggaraan pertemuan ini.

“Pertemuan ini sangat penting untuk memperkuat kolaborasi antarnegara dalam pengelolaan wakaf. Kami melihat Sumbar sebagai contoh yang baik dalam mengembangkan wakaf berbasis komunitas dan teknologi,” ujarnya.

Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Sumbar, Hendra Saputra, turut memaparkan sejumlah program unggulan daerah, seperti digitalisasi wakaf melalui aplikasi Wakaf Sumbar yang memudahkan masyarakat berwakaf secara transparan dan cepat.

Selain itu, program wakaf produktif juga terus diperluas dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi umat, usaha mikro, hingga pertanian berkelanjutan.

“Kami optimis dengan dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, wakaf di Sumbar akan mampu memberikan dampak besar bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi,”

Pertemuan Wakaf Internasional di Padang ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi kebangkitan pengelolaan wakaf di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat. Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga wakaf, dan masyarakat, wakaf dinilai mampu menjadi modal sosial besar untuk membangun masa depan yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.

(hpr)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT