BeritaLimapuluh Kota

Bupati Limapuluh Kota dan Wabup Turun Langsung dalam Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi

98
×

Bupati Limapuluh Kota dan Wabup Turun Langsung dalam Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi

Sebarkan artikel ini
Bupati Limapuluh Kota dan Wabup Turun Langsung dalam Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi
Bupati Limapuluh Kota dan Wabup Turun Langsung dalam Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi. (f/ist)

Mjnews.id – Kegiatan tanggap darurat bencana hidrometeorologi digencarkan di ruas jalan Nagari Koto Tinggi-Baruah Gunuang, Kabupaten Lima Puluh Kota, setelah jalan tersebut terhalang parah akibat tanah bergerak.

Upaya pembebasan jalan dilakukan secara bersama oleh masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan elemen lintas sektoral.

ADVERTISEMENT

Jalan yang menjadi akses penting antar nagari tersebut terhalang akibat curah hujan deras yang menyebabkan tanah bergerak di beberapa titik. Kondisi ini membuat mobilitas warga dan pengiriman bantuan menjadi terganggu. Tanpa menunggu lama, masyarakat lokal segera turun tangan melakukan goro manual untuk membuka jalan sementara.

Meskipun upaya sudah berjalan, tantangan masih ada karena banyak titik jalan yang masih terkendala tanah bergerak di seluruh kabupaten.

Tanggapan Cepat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi

Instansi pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menunjukkan tanggapan cepat menyusul kejadian. Berbagai satuan termasuk Polres Lima Puluh Kota, Kodim 0306, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas PU, dan Satpol PP turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembebasan jalan.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar, bupati dan wakil bupati juga turun langsung ke lokasi untuk memantau beberapa titik terganggu dan memberikan arahan.

“Kita harus bekerja cepat agar jalan bisa terhubung kembali, terutama untuk kemudahan pengiriman bantuan dan mobilitas warga yang membutuhkan akses darurat,” ujar Bupati dalam kunjungan ke lokasi saat ditanya wartawan, baru-baru ini.

Tim penanggulangan juga terus memantau kondisi cuaca dan potensi tanah bergerak di titik-titik rawan lainnya, untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut dan memastikan keamanan warga,d an solidaritas serta gotong royong adalah kekuatan utama untuk bangkit.

“Bantuan tidak hanya hadir dalam bentuk logistik, tetapi juga perhatian, pelukan, dan upaya menghadirkan kembali keceriaan,” sebutnya.

Seluruh masyarakat Lima Puluh Kota siap bahu membahu, saling menguatkan, hingga senyum kembali hadir di wajah warga Koto Tinggi, Baruah Gunuang, dan Pandam Gadang.

“Pemerintah daerah, Provinsi hingga Pusat memastikan penanganan terus berjalan dan tidak akan berhenti sampai masyarakat benar-benar pulih. Dari kebersamaan itulah harapan tumbuh, dan dari harapan, kehidupan perlahan kembali menyala,” tutup bupati.

(Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT