BeritaKabupaten Solok

Status Gunung Talang Naik Menjadi Level II, Kapolres Solok Imbau Warga Hati-hati

137
×

Status Gunung Talang Naik Menjadi Level II, Kapolres Solok Imbau Warga Hati-hati

Sebarkan artikel ini
Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya imbau warga waspada status gunung talang
Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya. (f/humas)

Mjnews.id – Menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Talang dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada), Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya mengeluarkan pengumuman dan imbauan resmi kepada masyarakat. Kenaikan status tersebut ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Kapolres menegaskan, seluruh aktivitas pendakian Gunung Talang dihentikan sementara hingga ada pengumuman resmi lanjutan dari PVMBG. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya erupsi maupun risiko teknis lainnya di kawasan gunung.

ADVERTISEMENT

“Kami mengimbau warga, pendaki, dan wisatawan untuk tidak melakukan pendakian serta menjauhi area kawah dalam radius dua kilometer, baik dari Kawah Selatan maupun Kawah Utama Gunung Talang,” tegas AKBP Agung Pranajaya, Selasa (30/12/25).

Selain larangan pendakian, masyarakat juga diminta tidak mendekati dan tidak bermalam di sekitar area kawah yang masuk zona rawan. Berdasarkan catatan PVMBG, peningkatan aktivitas vulkanik terpantau di bagian selatan kawah, yang berpotensi memicu longsor pada tebing-tebing yang rentan.

Status Gunung Talang Naik, Masyarakat Harus Waspada

Kapolres juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari dan saat cuaca buruk. Kondisi tersebut dapat menghambat jarak pandang dan menyulitkan pendeteksian dini tanda-tanda bahaya.

Apabila masyarakat menemukan indikasi tidak biasa seperti suara gemuruh, kepulan asap tebal, bau belerang menyengat, atau munculnya retakan tanah, Kapolres meminta agar segera melaporkan ke aparat desa, kepolisian terdekat, atau Call Center 110.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat penting. Segera laporkan jika ada tanda-tanda bahaya. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Seiring meningkatnya status Gunung Talang, jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan, koordinasi lintas instansi, serta penyebaran informasi kepada masyarakat.

Kapolres Solok mengatakan, seluruh langkah mitigasi ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak terburuk dan memastikan keamanan warga Solok dan sekitarnya.

(tri)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT