Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I menegaskan bahwa TMMD hadir untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat desa.
“TMMD bukan hanya membangun fisik semata, tetapi membangun harapan dan masa depan masyarakat. Kami ingin hasil pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga, terutama dalam mempercepat akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Menurut Dandim, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan di Desa Krangean.
“Kami melihat antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa pembangunan akan berhasil ketika dikerjakan bersama-sama,” katanya.
Kunjungan Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, bersama Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Sterad pada Senin (12/5/2026) semakin memperkuat optimisme masyarakat terhadap keberhasilan program TMMD.
Dalam kunjungannya, Dimas mengapresiasi kinerja Satgas TMMD dan semangat gotong royong warga yang dinilai mampu mempercepat pembangunan desa.
“Kami melihat langsung bagaimana TMMD bukan hanya membangun jalan, tetapi membuka akses kehidupan masyarakat. Ketika jalan terbuka, ekonomi bergerak, pendidikan anak-anak lebih mudah dijangkau, dan pelayanan masyarakat menjadi lebih cepat,” ujarnya.
Ia menilai program TMMD menjadi bentuk nyata kolaborasi antara TNI, Polri pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus dijaga. Karena pembangunan desa akan berhasil ketika seluruh elemen bergerak bersama,” kata Dimas.
Selain pembangunan fisik, TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Sebanyak 10 unit Rumah Tidak Layak Huni direnovasi dengan progres rata-rata di atas 90 persen. Lima unit MCK, sumur bor, dan pipanisasi dibangun untuk membantu kebutuhan air bersih warga.












