pemkab muba
BeritaKemenagKota Sawahlunto

Kemenag Kota Sawahlunto Gelar Pembinaan bagi Pengelola Humas Madrasah dan KUA

38
×

Kemenag Kota Sawahlunto Gelar Pembinaan bagi Pengelola Humas Madrasah dan KUA

Sebarkan artikel ini
Kemenag Kota Sawahlunto Gelar Pembinaan bagi Pengelola Humas Madrasah dan KUA
Kemenag Kota Sawahlunto Gelar Pembinaan bagi Pengelola Humas Madrasah dan KUA. (f/ist)

Mjnews.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto menggelar pembinaan kehumasan bagi pengelola humas madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Sawahlunto di Aula Kantor Kementerian Agama, Selasa (2/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas humas dalam menyampaikan informasi yang akurat, membangun citra positif lembaga, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., dalam arahannya mengisahkan peristiwa Isra Mikraj sebagai salah satu contoh bagaimana sebuah informasi dapat melahirkan beragam respons di tengah masyarakat.

Menurutnya, ketika kabar Isra Mikraj tersebar di Makkah, muncul tiga kelompok masyarakat. Pertama, mereka yang langsung menerima dan meyakini kebenaran peristiwa tersebut (sami’na wa atha’na). Kedua, mereka yang masih ragu. Ketiga, mereka yang menolak bahkan menuduh Nabi Muhammad SAW sebagai orang gila.

“Dari peristiwa itu kita belajar bahwa setiap informasi akan dipahami dari sudut pandang yang berbeda. Karena itu, humas harus mampu melihat sebuah peristiwa dari berbagai perspektif sebelum menyampaikannya kepada masyarakat,” ujarnya.

Zulkifli menambahkan, banyak capaian dan program Kementerian Agama yang memberikan manfaat nyata, namun belum diketahui secara luas oleh masyarakat karena belum dikomunikasikan dengan baik.

“Banyak hal yang telah dilakukan Kementerian Agama. Tugas humas adalah menyampaikan capaian dan dampaknya kepada masyarakat sehingga mereka mengetahui kontribusi Kementerian Agama dalam berbagai bidang,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh insan humas untuk terus membangun kepercayaan publik melalui informasi yang benar, terbuka, dan mudah dipahami sehingga Kementerian Agama semakin mendapat kesan positif di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Zulfahmi, S.Sos.I., yang pernah bertugas di bidang kehumasan, menyampaikan bahwa pada dasarnya setiap ASN merupakan humas bagi institusinya.

Ia mencontohkan, sikap ramah saat melayani masyarakat, membantu warga yang membutuhkan, maupun memberikan pelayanan dengan sopan kepada tamu yang datang ke kantor merupakan bagian dari praktik kehumasan.

“Humas bukan hanya membuat berita atau mengelola media sosial, tetapi bagaimana membangun hubungan baik melalui pelayanan yang santun dan beretika,” jelasnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT