ADVERTISEMENT
Berita

Pemkab Pasbar Masuk 5 Besar Penghargaan Pembangunan Daerah

77
×

Pemkab Pasbar Masuk 5 Besar Penghargaan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Mengikuti Penilaian Tahap Ii Penghargaan Pembangunan Daerah (Ppd) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2024
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2024. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengikuti Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2024, Rabu 7 Februari 2024, di Aula Kantor Bupati setempat.

Penilaian Tahap II itu dilaksanakan setelah Pasbar dinyatakan lolos pada penilaian Tahap I bersama 5 (lima) kabupaten lainnya di Provinsi Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Sekretaris Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Winny Sayori, dalam arahan pembuka menyampaikan bahwa penilaian Tahap II difokuskan untuk mendapatkan evidence atau bukti serta menggali inovasi pembangunan daerah dan aspek-aspek lain terkait proses perencanaan pembangunan di daerah yang sudah dinyatakan lolos penilaian Tahap I.

“Secara dokumen Pasaman Barat sudah memenuhi syarat. Pada hari ini, kita akan melakukan pendalaman materi, mengumpulkan evidence dan mendapatkan informasi dari stakeholders pembangunan di Kabupaten Pasaman Barat,” ucapnya.

Bupati Pasaman Barat, dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Hendra Putra, S.STP menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Penilai Independen, Tim Penilai Utama, Tim Penilai Teknis, dan Tim Pelaksana dari Provinsi Sumatera Barat karena Pasaman Barat masuk dalam nominasi.

Baca Juga  Lansia Rumah Bahagia Bintan Dapat Bantuan dari LKKS Kepri

“Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024 mengusung tema Peningkatan Konektivitas dan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan,” jelasnya.

Fokus pertama pada peningkatan konektivitas yang ditargetkan untuk menurunkan angka kemiskinan menjadi 6,84 persen pada tahun 2024.

Fokus kedua pada Peningkatan Sumber Daya Manusia yang ditargetkan untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia.

Fokus ketiga Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi yang ditargetkan tumbuh di angka 4,6 pada Tahun 2024.

Pada RKPD Tahun 2024 lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengusung inovasi WALIKAN (Dewan Peduli Pendidikan), yang merupakan upaya kolaboratif dan inovatif antara Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pasaman Barat dalam menuntaskan salah satu permaslaahan utama daerah, yakni peningkatan sumber daya manusia.

Baca Juga  KPU Sawahlunto Mulai Sortir dan Lipat Surat Suara Pemilu 2024

Sesuai data tahun 2023 yang dirilis oleh BPS bahwa indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Pasaman Barat tercatat diangka 72,03. Meski meningkat secara konsisten dari tahun ke tahun, IPM Pasaman Barat masih berada di bawah rata-rata Provinsi Sumatera Barat.

Sementara Plt. Kepala Bappelitbangda Kabupaten Pasaman Barat, Dr. Ikhwanri, dalam paparannya menyampaikan bahwa inovasi tersebut selaras dengan tema RKPD Tahun 2024 dan memenuhi aspek THIS (Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial) dalam perencanaan.

“Inovasi ini sekaligus mendukung prioritas nasional dan daerah, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan, karena sasaran program WALIKAN adalah peserta didik di tingkat PAUD, SD, dan SMP yang berasal dari keluarga kurang mampu,” ucapnya.

Tim Penilai Propinsi Sumatera Barat menekankan pentingnya keberlanjutan dalam inovasi, sehingga apa yang diusung pada tahun ini hendaknya tidak hanya berhenti di sini.

(*)

Kami Hadir di Google News