BeritaEkonomiKemensosNasional

Kemensos Berhasil Cairkan Bansos Gagal Salur untuk Ratusan Ribu KPM

731
×

Kemensos Berhasil Cairkan Bansos Gagal Salur untuk Ratusan Ribu KPM

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat konferensi pers. (f/humas)

Mjnews.id – Kementerian Sosial (Kemensos) mengumumkan kemajuan signifikan dalam penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang sebelumnya gagal disalurkan.

Dari 1,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terkendala masalah rekening, 580.798 KPM kini telah berhasil menerima Bantuan Sosial (Bansos).

ADVERTISEMENT

Angka ini menunjukkan upaya serius pemerintah untuk memastikan Bantuan Sosial (Bansos) tepat sasaran, meskipun masih ada 768.381 KPM yang datanya dalam proses perbaikan.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menjelaskan bahwa penanganan Bansos gagal salur ini merupakan prioritas.

“Kemarin saya sampaikan 1,3 juta gagal salur, hingga hari ini 580 ribu lebih sudah berhasil cair,” tegas Gus Ipul dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Kamis (19/6/2025).

Ia merinci bahwa dari sisa KPM yang belum cair, 751.067 KPM melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan 17.314 KPM melalui PT Pos, masih dalam tahap perbaikan data.

Progres Penyaluran Bansos Reguler:

Secara keseluruhan, penyaluran bansos juga menunjukkan angka yang positif:

  • 8.028.881 KPM Program Keluarga Harapan (PKH) atau 80,3 persen telah tersalurkan.
  • 14.810.907 KPM Sembako atau 81 persen telah tersalurkan.

Kendati demikian, Kemensos masih menghadapi tantangan dalam proses pembukaan rekening bagi 1.945.399 KPM PKH (19,4 persen) dan 2.723.515 KPM Sembako (14,9 persen).

Selain itu, terdapat 25.720 KPM PKH (0,3 persen) dan 742.661 KPM Sembako (4,1 persen) yang datanya masih memerlukan perbaikan.

Penyebab Kegagalan Salur dan Solusi

Gus Ipul memaparkan beberapa penyebab utama kegagalan salur, antara lain:

  • Rekening pasif atau tidak ditemukan.
  • Nama rekening tidak sesuai.
  • Kartu belum terbit atau tidak aktif.
  • Nomor kartu salah.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Kemensos terus berkoordinasi intensif dengan Himbara.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT