Jawa Tengah

DPP GNPP Ultimatum Bupati Purworejo agar Patung Anak SD Segera Diganti

359
×

DPP GNPP Ultimatum Bupati Purworejo agar Patung Anak SD Segera Diganti

Sebarkan artikel ini
DPP GNPP Ultimatum Bupati Purworejo
DPP GNPP Ultimatum Bupati Purworejo agar Patung Anak SD Segera Diganti.

Purworejo, MJNews.id – Gelombang penolakan patung Anak Sekolah Dasar (SD) yang berdiri di bundaran Kedung Kebo Pangen Juru Tengah atau monumen Perjuangan semakin meluas dari kalangan masyarakat Purworejo.
Gelombang Penolakan bukan saja dari para tokoh masyarakat yang tahu persis sejarah patung perjuangan, tetapi juga dari berbagai kelompok masyarakat yang tergabung dalam wadah kesenian atau pelaku seni, LSM GNPP dan LSM TAMPERAK dan yang lainnya.
Karena dengan digantinya Patung Garuda dengan Anak SD sangat sangat melukai hati masyarakat Purworejo.
Patung Garuda yang menjadi simbol dan lambang Negara Indonesia juga kebanggaan bangsa Indonesia diganti dengan patung Anak SD, entah filosofi apa yang mendasarinya sehingga Bupati Agus Bastian berani mengganti Patung Garuda menjadi Patung Anak SD.
Bukan itu saja, ada tugu ADIPURA yang kini diganti dengan Gunungan sehingga nilai sejarah bahwa Purworejo pernah memperoleh Piala Adipura hanya menjadi catatan karena tugunya sudah digusur.
Pada Kamis 23 Desember 2021, Garda NKRI Pengawal Pancasila (GNPP) melakukan audensi dengan Anggota DPRD Kabupaten Purworejo menuntut untuk dipasang kembali patung GARUDA yang bertempat di ruang rapat gedung DPRD Kabupaten Purworejo.
Hadir dalam acara audensi, Kelik Ardani anggota dewan dari Partai Golkar dan Frans Suharmaji anggota dewan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mewakili Legislatif dan Budi H Asisten II didampingi Bambang dan Nency sebagai perwakilan dari Bupati Purworejo.
GNPP audensi dengan Anggota DPRD Kabupaten Purworejo
GNPP audensi dengan Anggota DPRD Kabupaten Purworejo.

Dalam aksinya, DPP GNPP mengerahkan anggota intinya sebanyak 30 orang yang dikomandoi oleh ketua umumnya Khoirul Anam atau Gus Anam didampingi Ketua Bidang Hukum dan HAM Binarko Andriyanto, SH. serta anggota yang lainya. Sumakmun dari TAMPERAK juga ikut hadir dan juga pelaku seni yang diwakili oleh Haryanto Je.
Dalam paparannya, Binarko selaku Ketua Bidang Hukum dan HAM meminta kepada Bupati untuk segera mengembalikan atau mengganti patung Anak SD dengan Burung Garuda seperti dulu lagi.
“Apa pun alasannya bahwa menurunkan patung garuda dan mengganti dengan patung anak SD terkesan merendahkan lambang negara,” imbuhnya.
Gus Anam selaku Ketua umum DPP GNPP mengatakan apabila dalam tempo batas waktu yang kami minta tidak dipenuhi kami akan turun lagi ke lapangan untuk mencari dana dan mengganti patung anak SD menjadi Garuda lagi.
“Garuda merupakan lambang negara yang harus kita junjung tinggi keberadaannya,” katanya.
Haryanto Je pelaku seni menjelaskan bahwa tuntutan yang kami sampaikan sangat sederhana agar Bupati segera memenuhi tuntutan masyarakat Purworejo mengembalikan patung Garuda ke tempat semula.
“Kalau Bupati mau membangun patung anak SD, SMP, SMA atau apa pun, monggo, tapi bukan dengan mengganti patung perjuangan yang sudah ada dengan patung Anak SD seperti yang terjadi saat ini,” jelasnya.
Kelik Ardani sebagai wakil ketua DPRD menjelaskan bahwa DPRD telah memberikan rekomendasi kepada Bupati agar segera memenuhi atas tuntutan masyarakat mengganti patung Anak SD menjadi Patung Burung Garuda lagi.
“Akan tetapi entah kenapa bupati tidak segera melaksanakannya,” imbuhnya.
Budi H selaku Asisten II mengatakan bahwa apa yang menjadi tuntutan masyarakat akan kami sampaikan kepada pimpinan dalam hal ini Bupati Purworejo agar bisa segera dirapatkan dengan jajaran dinas terkait untuk bisa mengambil langkah kebijakan yang tidak menyalahi undang undang atau Peraturan Pemerintah.
“Semoga ke depan Purworejo dalam membangun benar benar memperhatikan sejarah serta nilai nilai luhur pancasila juga norma norma yang ada di masyarakat Purworejo itu yang menjadi harapan kita bersama,” pungkasnya.
(fix)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *