Kemendagri

TP PKK Pusat dan DKI Jakarta Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Literasi Digital kepada 500 Pelajar SMA

140
×

TP PKK Pusat dan DKI Jakarta Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Literasi Digital kepada 500 Pelajar SMA

Sebarkan artikel ini
TP PKK Pusat dan DKI Jakarta Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Literasi Digital kepada 500 Pelajar SMA
TP PKK Pusat dan DKI Jakarta Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Literasi Digital kepada 500 Pelajar SMA. (f/puspen)

Mjnews.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat bersama TP PKK Provinsi DKI Jakarta menggelar penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan literasi digital di Auditorium Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (31/7/2023).

Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian mengucapkan terima kasih atas digelarnya penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan literasi digital ini. Kegiatan tersebut bertujuan agar generasi muda menjauhi narkoba dan memahami perkembangan digital yang sangat pesat.

“Mudah-mudahan yang mengikuti acara penyuluhan ini mendapatkan manfaat yang bisa kita terapkan pada diri sendiri dan lingkungan,” katanya.

Istri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian tersebut menekankan kepada para pelajar yang hadir bahwa PKK bukan hanya mengurus jentik nyamuk dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Namun, kader PKK juga mengurus upaya pencegahan generasi muda terjerat narkoba termasuk menyosialisasikan pentingnya melek literasi digital.

Melalui sosialisasi itu diharapkan generasi muda dapat terampil dalam menggunakan teknologi digital.

“Kalau anak-anak perhatikan tadi saat menyanyikan Mars PKK, ada lirik ‘Didiklah putra berpribadi bangsa terampil dan sehat’, itu menunjukkan concern PKK untuk mendidik anak-anak agar sehat dengan menjauhi narkoba dan terampil dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi serta tidak mudah termakan berita hoaks,” jelas Tri.

Lebih lanjut, Tri menyampaikan, penyuluhan ini menyasar pelajar dan mahasiswa sebagai peserta karena mereka merupakan aset bangsa yang harus dibina. “Generasi muda adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya. Karena itu, perlu dilakukan pembinaan dan pembekalan agar memiliki kekuatan mental dan karakter yang baik, sehingga bisa menghadapi tantangan kehidupan yang luar biasa di masa akan datang,” ucapnya.

Tri menyebutkan, bahaya penyalahgunaan narkoba saat ini sudah menjadi bencana nasional. Sebab tidak hanya terjadi di kota besar seperti Jakarta, tapi penyebarannya sudah sampai ke pelosok daerah. “Kami berpesan agar generasi muda tidak terpengaruh atau terbawa penyalahgunaan narkoba,” tandasnya.

Kegiatan yang diikuti 500 orang pelajar SMA di Jakarta ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian dan Penjabat (Pj.) Ketua TP PKK DKI Mirdiyanti. Acara dilanjutkan dengan pembacaan teks deklarasi anti-penyalahgunaan narkoba oleh perwakilan pelajar.

(rel)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT

banner 120x600