Opini

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

6
×

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Sebarkan artikel ini
AA LaNyalla Mahmud Mattalitti: Menanti Hoegeng di Era Modern, Oase Kapolri Suyudi
AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (f/dpd)

Butuh nyali baja

Menjadi Hoegeng masa kini butuh nyali baja di balik tutur kata lembut. Berani membersihkan institusi dari oknum yang menciderai. Berani menolak intervensi politik. Menjadikan hukum murni sebagai panglima, bukan alat tawar-menawar.

Kesantunan Kapolri Suyudi harus jadi pelindung bagi rakyat kecil. Sekaligus menjadi palu godam bagi para mafia hukum.

ADVERTISEMENT

Zaman memang telah berubah. Tantangan Polri hari ini jauh lebih rumit dibanding era 70-an. Kejahatan siber. Konflik kepentingan. Hingga sorotan tajam media sosial. Kursi Tri Brata Satu kini menjadi salah satu kursi paling panas di republik ini.

Namun, esensi harapan rakyat tidak pernah berubah. Kita merindukan sosok pengayom sejati. Kesantunan Kapolri Suyudi telah merebut hati publik di langkah awalnya. Kini, doa rakyat menyertai langkah selanjutnya.

Semoga kelak sejarah mencatat dengan tinta emas. Suyudi sekadar sebagai Kapolri yang santun. Tetapi sebagai “Hoegeng Modern” yang berhasil mengembalikan muruah Polri ke puncak tertingginya.

Jakarta, 8 Nopember 2026

Penulis adalah Anggota DPD-MPR RI/ Ketua DPD RI ke-5.

(*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT