PendidikanSumatera Barat

Silek Tradisional jadi Kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah di Sumbar

451
×

Silek Tradisional jadi Kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy (kanan) berpakaian silek tradisional
Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy (kanan) berpakaian silek tradisional. (f/ist)

Dihubungi terpisah, Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy menegaskan bahwa silek tradisi bukan sekadar seni bela diri biasa, melainkan mengandung filosofi mendalam yang bermanfaat bagi pembentukan karakter generasi muda.

“Silek tradisi bukan sekadar seni bela diri, tetapi mengandung banyak filosofi bermanfaat bagi generasi muda,” katanya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Vasko menjelaskan dampak positif yang diharapkan dari implementasi program ini.

Menurutnya, ketika silek hidup dalam diri generasi muda, maka tawuran tidak akan memiliki tempat di nagari mereka.

“Silek tradisi Minangkabau bukan sekadar seni gerak, tetapi merupakan laku ibadah. Setiap langkah dimulai dengan niat, setiap gerakan dituntun oleh adab,” papar Vasko sembari menjelaskan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam warisan budaya tersebut.

Wakil Gubernur menekankan bahwa silek Minangkabau merupakan warisan budaya yang identik dengan pembentukan kepribadian generasi.

Program ini diharapkan dapat menghasilkan generasi yang kuat secara fisik, jernih jiwa, dan santun dalam bersikap.

Selain itu, program ekstrakurikuler Silek Tradisi Minangkabau ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya lokal sekaligus membentuk karakter positif siswa di seluruh Sumatera Barat.

(*/adpsb)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT