Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Dr. Asril, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kesiapan calon pendidik menghadapi era digital.
“Ini adalah langkah maju untuk pendidikan di Sawahlunto. Dengan teknologi, pembelajaran akan semakin efektif dan relevan mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya dalam sambutan.
Dukungan Kaprodi PGSD PSDKU Sawahlunto
Sementara itu, Dr. Melva Zainil, M.Pd., Ketua Program Studi (Kaprodi) PGSD PSDKU Sawahlunto, menyatakan dukungan penuh program studi terhadap kegiatan ini. Beliau menegaskan komitmen untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan zaman.
Para guru SD se-Kota Sawahlunto menyambut positif inovasi modul ajar digital ini. “Sangat bermanfaat. Ide-ide baru ini membantu kami menyajikan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan interaktif bagi siswa,” ujar salah seorang guru peserta.
Selain memperkenalkan teknologi baru, expo ini juga membuka ruang berbagi ilmu dua arah mahasiswa belajar pedagogi dari guru, sementara guru mendapatkan wawasan digital dari mahasiswa.
Dosen Inovasi Pembelajaran Matematika Digital, Refiona Andika, S.Pd., M.Pd, menegaskan bahwa digitalisasi harus dimulai dari guru.
“Inovasi akan terus berkembang jika gurunya mau berkembang. Expo ini bukti bahwa teknologi memudahkan pembelajaran. Siswa hebat lahir dari guru yang hebat pula,” katanya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pengenalan kampus dan kontribusi sosial PGSD PSDKU UNP terhadap peningkatan kualitas pendidikan dasar di Sawahlunto.
Sinergi antara mahasiswa calon pendidik dan guru aktif di sekolah menjadikan expo ini lebih dari sekadar pameran melainkan komitmen bersama menuju pendidikan masa depan yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
(*/eds)
#beritaunp #sdgs












