Menjaga ketahanan pangan nasional
Mewakili Mentan RI, Kepala BPPSDM Dedi Nursyamsi menyebutkan bahwa Penas KTNA tahun ini memiliki peran strategis dalam upaya bersama menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman krisis pangan. Ia menyoroti tantangan yang dihadapi sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional, termasuk kondisi iklim yang ekstrem seperti fenomena ‘El Nino’ saat ini yang berpotensi mengancam pertanian. Selain itu, ketegangan politik di berbagai belahan dunia juga menjadi tantangan besar bagi pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan negara.
Ketua KTNA Nasional, Yadi Sofyan Noor, menekankan bahwa Penas KTNA XVI 2023 mencakup 31 jenis kegiatan yang dibagi ke dalam enam bidang. Ia menyatakan bahwa agenda ini sangat penting karena memungkinkan semua peserta Penas untuk mendengar secara langsung kebijakan pemerintah dalam membangun sektor pertanian di Indonesia.
Selain itu, peserta Penas juga dapat berdialog dengan para penentu kebijakan di sektor pertanian dan perikanan, termasuk perlindungan dan pembelaan terhadap petani dan nelayan.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mengapresiasi kehadiran kontingen Penas KTNA XVI beserta Gubernur, Bupati, dan Walikota serta jajarannya di Ranah Minang. Ia menyampaikan selamat kepada semua kontingen yang telah mengikuti Penas KTNA XVI 2023 dan merasa terhormat menjadi tuan rumah acara tersebut.
(prokopim)












