BeritaKota Payakumbuh

Niniak Mamak Payakumbuh Sorot Kepala OPD Berduyun-duyun ke Jakarta

835
×

Niniak Mamak Payakumbuh Sorot Kepala OPD Berduyun-duyun ke Jakarta

Sebarkan artikel ini
Budi Nanda Dt. Simarajo Nan Kuniang
Budi Nanda Dt. Simarajo Nan Kuniang. (f/ist)

Mjnews.id – Terkait viralnya OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Payakumbuh yang berbondong-bondong ke Jakarta yang diduga menghadiri pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Payakumbuh, menuai sorotan dan kritikan dari kalangan Niniak Mamak atau pemangku kebijakan nagari di Kota Payakumbuh.

Budi Nanda Dt. Simarajo Nan Kuniang selaku Niniak Mamak Nagari Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, menyayangkan kepada kepala OPD Kota Payakumbuh yang berbondong-bondong pergi ke Jakarta menghadiri pelantikan Wali kota atau Wakil Wali Kota Payakumbuh.

ADVERTISEMENT

“Kepergian ini terkesan ambil muka kepada kepala daerah baru yang baru dilantik,” ujarnya melalui pesan singkat whatsappnya, Jumat 21 Februari 2025.

Dikatakan pengusaha Kota Payakumbuh itu, kepergian kepala OPD tersebut sangat bertolak belakang dengan Instruksi Presiden RI Prabowo Subianto soal penghematan anggaran di semua lini pemerintahan. Inpres tersebut terkesan tak diindahkan pejabat di lingkungan Pemko Payakumbuh.

“Saya juga meminta kepada kepala daerah yang baru agar semua kepala OPD Payakumbuh tersebut di-nol-kilo-meterkan lagi,” ucap Niniak Mamak Latina yang juga mantan ketua KNPI kota Payakumbuh itu.

Hal senada juga disampaikan Bujang M. Nur Dt. Paduko Marajo, Ketua KAN Aua Kuning. Menurutnya, Kota Payakumbuh saat ini masih butuh banyak anggaran untuk perbaikan seperti stunting dan pelayanan umum serta fasilitas umum daripada untuk perjalanan yang tidak jelas urgensinya.

“Namun yang terjadi sebaliknya. Sangat miris rasanya kita melihat kepala OPD daerah kita ramai-ramai ke Jakarta dengan maksud dan tujuan tidak jelas,” katanya.

Ketua KAN Nagari Aua Kuniang Payakumbuh Selatan tersebut juga berharap kepada pemimpin baru kota Payakumbuh yang baru saja dilantik agar mengevaluasi kinerja kepala OPD tersebut.

“Aturannya sangat jelas, yang diundang Kemendagri itu hanya Wali Kota, Wakil Wali Kota serta Ketua DPRD, namun ini malah berduyun-duyun mereka ke Jakarta untuk menghadiri pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 lalu,” sebut Bujang M. Nur.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT