BeritaKota Payakumbuh

Meriahkan HUT ke-55, Pemko Payakumbuh akan Gelar Tablig Akbar di GOR M Yamin Kubu Gadang

213
×

Meriahkan HUT ke-55, Pemko Payakumbuh akan Gelar Tablig Akbar di GOR M Yamin Kubu Gadang

Sebarkan artikel ini
Kabag Kesra Setdako Payakumbuh, Efrizal berikan keterangan terkait tablig akbar alam rangka hut kota payakumbuh ke-55
Kabag Kesra Setdako Payakumbuh, Efrizal. (f/pemko)

Mjnews.id – Pemko Payakumbuh akan menggelar tablig akbar, muhasabah, dan zikir bersama dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Kota Payakumbuh.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang refleksi bersama agar pembangunan yang terus berjalan diiringi dengan penguatan nilai religius, terutama di tengah bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdako Payakumbuh, Efrizal, mengatakan bahwa hari jadi Payakumbuh tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ajakan untuk melakukan introspeksi atas perjalanan pembangunan daerah.

“Tablig akbar, muhasabah, dan zikir bersama ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus refleksi. Pembangunan harus berjalan seiring dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat, apalagi Sumatera Barat saat ini sedang diuji dengan berbagai bencana,” kata Efrizal di Payakumbuh, Sabtu (13/12/2025).

Menurut dia, nilai-nilai keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan ketangguhan masyarakat, terutama saat menghadapi situasi sulit seperti bencana alam.

Tabligh akbar tersebut akan menghadirkan Ustaz Asyam Hafizh, Lc, mubaligh asal Bukittinggi.

“Kegiatan ini juga menjadi ajakan kepada masyarakat untuk mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat kepedulian dan semangat saling membantu,” ujar Efrizal.

Rangkaian HUT Kota Payakumbuh

Rencananya, tablig akbar akan digelar di GOR M Yamin, Kubu Gadang, pada Rabu (17/12/2025) pukul 13.00 WIB, setelah rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh dalam rangka peringatan HUT Kota Payakumbuh ke-55.

Efrizal menambahkan, usia 55 tahun merupakan fase kedewasaan bagi Kota Payakumbuh.

Karena itu, pembangunan ke depan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan karakter, nilai kemanusiaan, dan religiusitas masyarakat.

“Dengan fondasi spiritual yang kuat, kita berharap Payakumbuh dapat terus berkembang sebagai kota yang maju, tangguh, dan berempati, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang,” pungkasnya.

(MC/Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT