BeritaKota Sawahlunto

Keunikan Pelaksanaan Kurban di Surau Palo Silungkang Tigo Kota Sawahlunto pada Idul Adha 1447 H

21
×

Keunikan Pelaksanaan Kurban di Surau Palo Silungkang Tigo Kota Sawahlunto pada Idul Adha 1447 H

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan Kurban di Surau Palo Silungkang Tigo Kota Sawahlunto
Pelaksanaan Kurban di Surau Palo Silungkang Tigo Kota Sawahlunto. (f/ist)

Mjnews.id – Suasana gembira menyelimuti lingkungan Surau Palo, Silungkang Tigo, Kota Sawahlunto, saat perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini, karena pelaksanaan ibadah Kurban di surau tersebut berjalan sangat lancar dan meriah, dengan partisipasi aktif dari seluruh warga baik yang berada di kampung halaman maupun yang merantau.

Panitia Pelaksana Kurban Surau Palo Silungkang Tigo yang berjumlah 50 orang yang dilengkapi dengan seragam yang selalu berbeda warna dan corak setiap tahunnya menyiapkan total 26 ekor sapi untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

ADVERTISEMENT

Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap di dua lokasi utama. Tepat pada Hari Raya Idul Adha, penyembelihan 13 hewan Kurban dilakukan di wilayah Kota Padang, di mana warga perantauan berkumpul dan melaksanakan ibadah Kurban.

Selanjutnya, pada hari kedua Idul Adha, kegiatan dilanjutkan di lokasi asal, yaitu di lingkungan Surau Palo, Silungkang. Sebanyak 13 ekor sapi lainnya disembelih dan diolah di tempat ini. Proses penyembelihan dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, diawali dengan doa bersama dan diikuti oleh para warga, tokoh masyarakat, serta pemuda setempat yang bahu-membahu membantu kelancaran kegiatan.

Kurban di Surau Palo Silungkang Tigo Kota Sawahlunto
Kurban di Surau Palo Silungkang Tigo Kota Sawahlunto. (f/ist)

Dalam kegiatan Kurban ini panitia telah menyebarkan kupon dan dibagikan kepada para peserta Kurban, yang mana 1 ekor sapi terdapat 7 kupon induk dan 70 kupon kecil. Setiap tahunnya strategi ini yang selalu dilakukan oleh panitia agar kupon kupon dapag tersalurkan dengan baik kepada masyarakat.

Ada keunikan tersendiri yang dilakukan oleh panitia Kurban, di lokasi kegiatan juga disuguhkan menu istimewa setiap tahunnya yaitu Sop dan Sate yang dagingnya diambil dari Kurban khusus satu keluarga yang memang diperuntukkan untuk dimakan bersama di lokasi kegiatan.

Panitia Kurban juga menyiapkan daging olahan seperti rendang dan dendeng asap yang bisa dikirim langsung kepada peserta Kurban di perantauan bagi yang menginginkannya.

Ketua Panitia Kurban, Yusron Dahlan yang akrab dipanggil Mak Son, salah satu Owner IVO Busana di Kota Padang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang terus dijaga dan dilestarikan dimulai pada tahun 2000 sampai saat ini. Tujuannya selain untuk menjalankan perintah agama, juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga, baik yang berada di rantau maupun di kampung halaman.

“Kami bersyukur tahun ini jumlah hewan Kurban cukup banyak, berkat sumbangan dan niat mulia para donatur baik yang di rantau Jakarta, Solo, Surabaya dan kota lainnya maupun yang ada di kampung. Semoga apa yang kami kerjakan menjadi amal jariyah dan bermanfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT