BeritaLimapuluh Kota

Ketika Air Naik Lebih Cepat dari Bantuan: Kisah Warga Pangkalan Koto Baru Bertahan di Tengah Banjir

854
×

Ketika Air Naik Lebih Cepat dari Bantuan: Kisah Warga Pangkalan Koto Baru Bertahan di Tengah Banjir

Sebarkan artikel ini
Warga Pangkalan Koto Baru Bertahan di Tengah Banjir
Warga Pangkalan Koto Baru Bertahan di Tengah Banjir. (f/ist)

BPBD Kabupaten Limapuluh Kota telah menurunkan perahu karet untuk membantu proses evakuasi, terutama bagi lansia, anak-anak, dan warga yang rumahnya terendam cukup dalam.

Penyaluran Bantuan Logistik bagi Warga Pangkalan

Pemerintah kecamatan juga mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Pelaksana BPBD untuk penyaluran bantuan logistik serta rencana pendirian dapur umum.

ADVERTISEMENT

Namun bagi warga seperti Marlis, waktu terasa berjalan sangat lambat. Banjir tidak hanya merendam rumah, tetapi juga menguji ketahanan mereka menunggu kepastian.

“Air datang cepat,” katanya lirih. Tapi bantuan rasanya lama sekali.

Pantauan Mjnews.id di lapangan, sejumlah unsur kepolisian turut hadir, di antaranya Kabag Ops Polres Limapuluh Kota, Kasat Lantas, Kapolsek, serta personel kepolisian lainnya untuk membantu pengamanan dan evakuasi warga.

Menjelang sore, langit masih tampak kelabu. Warga berharap hujan segera reda, air cepat surut, dan bantuan benar-benar hadir bukan sekadar dalam rencana dan pernyataan. Sebab bagi mereka, di tengah banjir yang menggenang hingga dada, yang paling dibutuhkan bukan hanya kata-kata, melainkan uluran tangan yang datang tepat waktu.

(Sutan)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT