BeritaLimapuluh Kota

Nagari Pangkalan Dilanda Banjir, Akses Menuju Provinsi Riau Masih Bisa Dilalui

174
×

Nagari Pangkalan Dilanda Banjir, Akses Menuju Provinsi Riau Masih Bisa Dilalui

Sebarkan artikel ini
Camat Pangkalan Koto Baru, Depi Peringki (kiri), saat meninjau banjir
Camat Pangkalan Koto Baru, Depi Peringki (kiri), saat meninjau banjir. (f/ist)

Mjnews.id – Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota dilanda banjir dan akses menuju Pekan Baru atau provinsi Riau masih bisa tetap dilalui oleh pengguna pengendara seperti roda dua dan roda empat.

Camat Pangkalan Koto Baru, Depi Perengki kepada wartawan mengungkapkan, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sumatera Barat menyebabkan banjir di beberapa Jorong di Nagari Pangkalan.

ADVERTISEMENT

“Luapan air menggenangi permukiman warga, fasilitas ibadah, serta lahan pertanian yang berada di dataran rendah,” ucap Depi saat meninjau banjir didampingi Forkopimca seperti TNI dan Polri.

Dampak Banjir di Nagari Pangkalan

Depi juga mengatakan, ada pun jorong yang terdampak di nagari Pangkalan yaitu Jorong Pasar Baru: 8 KK.Jorong Pauh Anok: (dalam pendataan).Jorong Tigo Balai: 60 KK.Jorong Pasar Usang: 90 KK.Jorong Lakuak Gadang: 70 KK.Jorong Lubuak Nago: 60 KK.Jorong.Banjaranah: 1 KK.Jorong Koto Panjang: 66 KK.

“Meskipun tidak ada korban jiwa namun akibat banjir tersebut sejumlah rumah warga dilaporkan terendam air, termasuk halaman dan area pengajaran di masjid Raya Pangkalan,” beber Depi melalui via Whatsappnya, Minggu sore 28 Desember 2025.

Selain itu, ratusan petak sawah yang tengah ditanami padi ikut terdampak, mengakibatkan kerusakan tanaman dan potensi gagal panen

Ditambahkan Depi, untuk saat ini jalan Pangkalan menuju Pekanbaru atau Provinsi Riau masih bisa dilalui.

Hingga saat ini data korban banjir di nagari Pangkalan sebanyak 224 rumah warga, 355 KK masyarakat yang terdampak serta situasi saat ini kondisi air sudah mulai turun,” tutup Depi.

(Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT