![]() |
| Kloter Terakhir Jemaah Embarkasi Padang Berangkat Berpakaian Ihram. (f/humas) |
Padang, Mjnews.id – Terbang dalam fase gelombang II bersama jemaah Embarkasi Makassar, Ujung Pandang (UPG) 19, jemaah haji Kloter terakhir Embarkasi Padang sudah mengenakan pakaian ihram, Sabtu (2/7/2022).
Berbeda dengan tujuh Kloter jemaah Embarkasi Padang yang terbang dalam gelombang I dengan tujuan Madinah, Kloter PDG 08 ini terbang dari Bandara International Minangkabau (BIM) menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah.
Menurut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Joben sesampai di Jeddah jemaah akan langsung memasang niat Ihram. Karena waktu yang cukup singkat maka jemaah dianjurkan memakai pakaian ihram mulai dari Tanah Suci.
“Informasi dari petugas kita di Jeddah, karena mobilitas yang tinggi dan waktu yang singkat tidak memungkinkan jemaah untuk mengganti pakain ihram. Maka jemaah dianjurkan berpakain ihram mulai dari Asrama Haji,” ungkap Joben.
Sementara itu, salahseorang Petugas P3IH Dafril yang selalu memberikan pembinaan kepada jemaah mengatakan saat mengenakan pakaian ihram bukan berarti jemaah sudah berihram.
Dijelaskannya, jemaah akan terhitung melaksanakan ihram setelah melafazkan niat. Niat itu dilafazkan ketika jemaah berada di daerah Ya Lam Lam saat masih di pesawat atau di Jeddah.
“Sesampai di Jeddah jemaah akan melaksanakan shalat sunat ihram dua rakat, setelah itu baru melafazkan niat ihram. Kemudian jemaah menuju penginapan di daerah Jarwal kurang lebih 2 jam perjalanan,” ungkap Dafril.
Dijelaskan Dafril, setelah melafazkan niat ihram dari situlah terhitung jemaah melaksanakan ihram, maka terpikullah semua larangan-larangan ihram itu.
Diantara larangan ihram itu lanjut Dafril, rafaz atau berkata-kata kotor. Kemudian fusuqo, berbuat dosa baik dosa kecil apalagi dosa besar. Jidal bertengkar atau berbantah bantahan.
“Selama ihram jemaah tidak boleh mematah ranting, tmemotong kuku, memakai wangi wangian, membunuh binatang buruan, meminang, menjadi wali nikah, danmelakukan hubungan suami istri,” terang Dafril.
Ada juga larangan bagi laki-laki dan perempuan, imbuh Dafril, bagi laki laki
tidak boleh memakai pakaian yang berjahit, menutup kepala, dan memakai sepatu yang menutup mata kaki.
“Sementara bagi wanita, tidak boleh memakai cadar atau penutup muka dan tidak boleh pakai sarung tangan,” ulas mamak sapaan akrab Dafril.
“Setelah sampai di hotel dan istirahat sejenak untuk melaksanakan tawaf dan sai. Setelah itu, tahallul dengan mencukur rambut. Itulah batas akhir memakai pakaian ihram dan ihram pun sudah selesai,” pungkasnya lagi.
Menjelang puncak haji jemaah hanya melaksanakan ibadah shalat fardhu ke Masjidil Haram, mengikuti bimbingan manasik dan ibadah lain yang masuk dalam sunat haji.
Pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 seri 300 ER, GA 1119 yang membawa jemaah Embarkasi Padang dan Makassar ini take off menuju Jeddah pukul tepat 13.50 WIB sesuai dengan jadwal.
(hms/eds)






