Padang Panjang, MJNews.id – Pandai bergaul, punya sikap rendah hati dan miliki sifat sosial tinggi, merupakan ciri khas sosok Erman Sutan Marlaut. Tidak mengherankan, mantan Politisi Partai Demokrat ini tidak lelah untuk memperjuangkan nasib rakyat badarai bila terpilih kelak.
Figurnya begitu melekat di hati masyarakat, umumnya warga Padang Panjang, tidak ada yang tidak mengenal sosoknya.
Tidak mengherankan, jika di alek pemilu DPRD 2024 mendatang, Erman St. Marlaut kembali mengadu peruntungannya untuk maju sebagai bacaleg. Meski pernah beberapa kali alami kegagalan, namun, sebagai Politik senior tidak ada dalam kamus untuk patah arang dalam percaturan politik.
Walau di 2024 cukup banyak saingan yang berkeinginan untuk duduki kursi DPRD. Justru, itu akan menambah semangat dalam memperebutkan hati masyarakat.
“Meski pindah dapil, dari dapil Barat ke Dapil Timur, semangat dalam bersaing semakin tinggi,” ujar Erman Sutan Marlaut atau yang populer dipanggil Incek Man ini menuturkan pada MJNews.id di Balaikota, Senin (27/3/2023) siang.
Sebagai, orang sudah kenyang adam garam perpolitikan Padang Panjang, pindah Partai atau Dapil sudah menjadi hal yang biasa. Artinya, dalam berpolitik ini kita harus terjun total. Tidak ada, kata setengah setengah. Segala kemungkinan akan terjadi.
“Ibarat berjudi, kita menghadang menang. Jika kalah dalam pertarungan. Setidaknya, kita sudah mencobanya,” tutur Incek Man.
Mumpung pesta Politik masih jauh. Tidak ada salahnya, sedari dini mempersiapkan diri. Banyak yang harus dipersiapkan untuk menghadang kerasnya iklim politik Padang Panjang. Bicara finansial, tentu harus dari dini dipersiapkan sebagai lokomotif dalam menghadang alek Lima Tahunan ini.
“Tanpa finansial dan dukungan banyak orang, kita tidak ada apa-apanya,” pungkas Incek Man.
Bicara Politik Padang Panjang, tidak bisa dianggap enteng. Artinya, kota ini memang kecil. Namun, tensi politiknya sukar diukur dengan nalar sehat. Bicara peluang, semua yang maju pasti mendambakan menang. Untuk mengejarnya, tentu kita tidak akan muluk-muluk.
“Yang jelas, setengah dari perjalanan politik itu telah dimulai tinggal bagaimana mengaplikasikanya pada banyak orang. Meraih mimpi itu memang sukar. Tapi, bila kita tidak mencobanya kapan lagi?” tutur Politikus PAN dan Wartawan ini.
(son)






