Peringati Hari Jadi Kota (HJK) Padang Panjang ke-231, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, SP Datuak Marajo hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang bertema “Padang Panjang Bangkit dan Berjaya” di ruang rapat DPRD, Rabu (1/12/2021).
Padang Panjang, MJNews.ID – Mahyeldi menyebutkan, di tengah pandemi, Pemko Padang Panjang memastikan perjalanan pemerintahan berjalan baik. Kolaborasi yang dibangun dalam memajukan potensi yang ada telah membawa Padang Panjang meraih berbagai capaian prestasi.
“Padang Panjang semakin megah, wali kota dan ketua DPRD-nya jadi panutan. Di tengah pandemi, Pemko memastikan perjalanan pemerintahan berjalan maksimal. Tantangan ke depan semakin berat, kita tidak tahu kapan pandemi akan berakhir,” ucapnya.
Mahyeldi mengapresiasi atas keberhasilan Padang Panjang dalam vaksinasi. “Padang Panjang paling baik dalam pelaksanaan vaksin. Buah kerja keras, buah sinergisitas yang baik semua pihak. Itulah alasan kenapa banyak agenda besar dilaksanakan di Kota Padang Panjang. Kota ini memiliki potensi besar dalam pengendalian Covid-19,” pujinya.
Mahyeldi yakin, Pemerintah Kota dan DPRD mampu memberikan yang terbaik serta memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat.
“Capaian pembangunan, menjadi spirit optimisme untuk menjadikankan Padang Panjang lebih maju lagi di masa mendatang. Sehingga memberikan kontribusi terbaik bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, Sumatera Barat khususnya,” tuturnya.
Ia berharap, berbagai capaian tersebut menjadi momentum yang penting dalam sejarah perjalanan Kota Padang Panjang serta tetap berpegang pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kunci sukses penyelengaraan pemerintah daerah, di antaranya ciptakan program yang inovatif, dan libatkan partisipasi masyarakat di ranah maupun di rantau dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Jangan takut melakukan inovasi, karena inovasi dilindungi undang-undang. Dengan inovasi ada percepatan, akan ada langkah yang lebih besar lagi dimasa depan. Perkembangan daerah tergantung inovasi pemerintah daerah dalam memaksimalkan potensi daerah,” ulasnya.
Mahyeldi menyarankan agar dihadirkan potensi keunggulan daerah, sehinga Padang Panjang menjadi kota tujuan. Lalu tingkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelengaraan daerah.
“Teruslah berkarya agar Kota Padang Panjang jadi idola,” tuturnya.
Sesuai dengan Pasal 2 Perda No.17 Tahun 2004, ditetapkan tanggal 1 Desember 1790 sebagai Hari Jadi Kota (HJK) Kota Padang Panjang.
“Sebagai perwujudan rasa memiliki dan cinta kita kepada Kota Padang Panjang, maka setiap tahun selalu memperingati HJK melalui Rapat Paripurna istimewa DPRD,” sebut Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md saat membuka dan memimpin Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD, Rabu (1/12/2021).
Disebutkannya, Rapat Paripurna ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat dan rahmat Allah SWT atas HJK ke-231. Usia yang semakin matang dan membuat Padang Panjang terus berkembang, bergerak maju dan sejajar dengan kabupaten/kota lain di Sumbar.
Peringatan HJK yang masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kata Mardiansyah, HJK tahun ini digelar dengan sederhana, tanpa resepsi dan acara hiburan lainnya.
“Pelaksanaan sederhana ini merupakan salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19. Namun pelaksanaan yang sederhana ini sama sekali tidak mengurangi makna dari peringatan HJK Kota Padang Panjang,” ucapnya.
Melalui HJK ini, Ia berharap, seluruh elemen masyarakat selalu padu, seiring dan sejalan memajukan kota ini. Sehingga mampu mengharumkan nama Kota Padang Panjang ditingkat regional, nasional, dan bahkan internasional.
Mardiansyah mengapresi Kapolres Padang Panjang, AKBP Novianto Taryono, SH, SIK, MH dan juga Pemerintah Kota melalui dinas terkait atas capaian vaksinasi di Kota Padang Panjang yang hari ini berada di angka 99,80% (untuk dosis pertama).
Padang Panjang Bangkit dan Berjaya menjadi tema Hari Jadi Kota (HJK) ke-231 yang jatuh pada Rabu (1/12) ini. Tema ini selaras dengan semangat dan optimisme yang ditunjukkan pemerintah bersama stakeholder dan masyarakatnya
Meski diterjang badai Covid-19, semua bergerak saling berkolaborasi dan tak tinggal diam. Sehingga capaian kerja dan prestasi tetap bisa diraih.
Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka HJK menyampaikan, sejumah indikator mulai menunjukkan perbaikan. Di antaranya, Indeks Reformasi Birokrasi Padang Panjang meningkat dari 50,49 pada tahun 2018 menjadi 52,82 pada tahun 2020, dan ditargetkan mencapai 54,02 di tahun 2021 ini.
Kemudian, SAKIP Kota Padang Panjang meningkat dari 58,69 dengan predikat CC di tahun 2020 menjadi 60,80 dengan predikat B dan ditargetkan mencapai 61,2 pada tahun 2021.
“Opini BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah, Alhamdulillah dapat dipertahankan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima kali berturut-turut. Insyaa Allah akan tetap bertahan. Hal ini menunjukkan stablitas kinerja pengelolaan keuangan daerah yang baik dan memenuhi standar,” sebutnya.
Di samping itu, Indeks Kepuasan Masyarakat juga mengalami peningkatan menjadi 80,62 pada tahun 2020,tahun 2021 ditargetkan menjadi 89,07.
“Banyak sekali pencapaian yang sudah diraih, baik tata kelola pemerintahan, pencapaian di bidang kemasyarakatan, dan program-program kita. Alhamdulillah, berkat kerja sama ketua dan anggota DPRD, Forkopimda, capaian vaksinasi kita menjadi yang tertinggi di Sumatera Barat,” ujar Wako Fadly.
Dikatakannya lagi, hal itulah yang membawa Padang Panjang dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan besar tingkat provinsi, di beberapa bulan terakhir. Seperti MTQ ke-39 yang dihadiri masyarakat yang tumpah ruah.
“Target kami agar Padang Panjang menjadi kota tujuan,” sebut Fadly seraya menyebutkan Padang Panjang jelang 1 Desember juga turut menjadi tuan rumah tingkat provinsi dan nasional seperti Andalas Santri’s Camp, Art Fest, Fun Airsoft Gun Day, HUT PGRI Tingkat Sumbar.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, SP Datuak Marajo ymengucapkan selamat atas HJK ke-231 yang merupakan momentum penting melakukan kilas balik sejarah dan prestasi yang diperoleh dan introspeksi melangkah lebih baik.
“Tetap lakukan peningkatan kesejahteraan masyarakat, memberikan kenyamanan dan kedamaian kepada masyarakat. Hal yang membanggakan di di Kota Padang Panjang, Pemko dan DPRD mendapat dukungan penuh masyarakat menanggulangi Covid-19,” katanya.
Mahyeldi turut mengapresiasi capaian vaksinasi yang tertinggi di Sumatera Barat. “Dosis pertama 99,80 persen dan dosis kedua 61,64 persen. Buah sinergi dan kekompakan. Ketika kita kompak, bersinergi, keberhasilan akan kita raih.
Kami berterima kasih. Itulah kenapa banyak agenda tingkat Sumbar dilaksaanakan di Padang Panjang, karena dari segi Covid-19 tergolong aman,” tuturnya.
Di samping itu, Mahyeldi juga meminta Pemerintah bersama masyarakatnya terus berinovasi dan berkolabarasi. “Inovasi kunci percepatan pembangunan, pertumbuhan dan daya saing. Kepada masyarakat Kota Padang Panjang jangan takut lakukan inovasi,” sebutnya.
Rapat Paripurna Istimewa ini dipimpin Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md dan turut dihadiri Wakil Wali Kota, Drs. Asrul, pimpinan dan anggota DPRD, para mantan wali kota dan wakil wali kota, Forkopimda, para pemuka adat, ninik mamak, bundo kanduang, lintas organisasi dan undangan lainnya.
(Adv)





