Pasaman Barat

Relawan Kemanusiaan Berperan Besar Bantu Tangani Dampak Gempa

217
×

Relawan Kemanusiaan Berperan Besar Bantu Tangani Dampak Gempa

Sebarkan artikel ini
Relawan Kemanusiaan Bantu Tangani Korban Gempa
Bupati Pasbar, Hamsuardi pantau pembuatan hunian sementara bagi korban gempa di Kampung Padang, Jorong Pada Lamo, Nagari Kajai. (f/kominfo)

Pasbar, Mjnews.id – Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) yang baru memasuki usia ke-18 tahun mengalami ujian yang cukup dahsyat. Di usia itu pula datang bencana besar dari Allah berupa gempa bumi yang memporak-porandakan ribuan rumah warga, ribuan warga mengungsi, meregang puluhan nyawa, dan ratusan luka-luka. 
Sebagai kabupaten yang baru mekar, tentunya belum memiliki pengalaman dalam menangani bencana gempa bumi yang cukup besar dengan kekuatan 6,2 magnitude. Ternyata, daerah yang mekar dari induknya Kabupaten Pasaman ini bisa bangkit berkat pertolongan semua pihak, termasuk relawan kemanusiaan yang datang membantu.
Di tengah kemelut, ketakutan dan kecemasan Pemerintah Daerah, puluhan relawan kemanusiaan hadir dan membantu di berbagai bidang. Ada yang menolong korban luka, membersihkan puing-puing bangunan, ada yang memberi bantuan logistik, bantuan kesehatan, dan ada yang memasak di dapur umum. 
Semua relawan kemanusiaan mengeluarkan tenaga, pikiran agar masyarakat yang terdampak bisa pulih. Selama 14 hari masa tanggap darurat dari awal hingga berakhirnya masa tanggap darurat, relawan kemanusiaan tidak pernah berhenti mendedikasikan diri untuk masyarakat Kabupaten Pasaman Barat.
Bupati Pasbar Hamsuardi, Wakil Bupati Risnawanto, Komandan Kodim 0305/Pasaman Letkol Kav Hery Bhakti selaku Komandan Pos Komando Tanggap Darurat Pasaman Barat dan seluruh OPD siang malam berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang terdampak. 
Di tengah upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan masa tanggap darurat, silih berganti datang cacian dan hujatan. Namun, sebagai pelayan masyarakat, cacian dan hujatan dijadikan sebagai motivasi untuk terus berbuat.
“Sebagai manusia, kita semua memiliki keterbatasan. Saya bersama seluruh stakeholder terkait berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal utamanya yang paling penting bagi saya, menyelamatkan dan mengevakuasi masyarakat yang terdampak. Memenuhi kebutuhan mereka berupa logistik. Setelah itu, barulah saya melihat pengungsi dari satu titik ke titik posko yang lainnya,” kata Hamsuardi.
Kita bersyukur, lanjut Hamsuardi di tengah bencana yang dihadapi datang dukungan dari semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/ kota lainnya, BUMN, BUMD, Swasta dan masyarakat. Tidak terkecuali relawan kemanusiaan yang sebelumnya tidak dikenal lelah membantu masyarakat Pasbar untuk bangkit kembali.
“Setelah tanggap darurat selesai, saya berpikir tanpa dukungan relawan kemanusiaan, dukungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dukungan kabupaten/kota lainnya dan perusahaan lainnya, mungkin kita tidak bisa menyelesaikan bencana ini. Ternyata kita ditimpa bencana, Allah kirimkan orang-orang baik untuk membantu,” ujar Hamsuardi.
Khusus untuk relawan kemanusiaan, Bupati Pasaman Barat bersama jajaran mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya. Atas pengabdian relawan di bumi mekar Tuah Basamo selama masa tanggap darurat.
“Salam khusus untuk relawan kemanusiaan yang telah membantu masyarakat Pasbar untuk bangkit. Hingga anak sekolah bisa belajar lagi. Karena relawan kemanusiaan memberikan trauma healing,” katanya.
Relawan Kemanusiaan yang membantu bencana alam gempa bumi di Kabupaten Pasaman Barat antara lain Idham Khalid WS, Tagana, Yayasan Minang Care Indonesia, Pramuka, TPP Kabupaten Pasaman Barat, Yetty Herawati, KIPAL FISUA, WMI, DISNAKERTRANS, URM-KSR IBNU BATHUTAH, Dedi noveri, Tuah basamo, Asia Muslim Charity Foundation, PEDULI UMMAT AR-RAHMAN (LPU), Laznas IZI, Forum PRB Sumbar, Gugah Nurani Indonesia, Yayasan Fondasi Hidup, PPNI Sumatera Barat/IPKJI Sumatera Barat/Poltekkes Kemenkes Padang.
Kemudian MAPALA UNAND, RS Advent Bandung (Tim ARC Indonesia), Defirman, DMTs (Disaster Medical Team) khususnya InWCCA (Indonesia Wound Care Clinician Associate), IBU Foundation, Centre for Orangutan Protection, Sekolah Alam Rokan Hulu, Dinas Kesehatan Kab. Solok, Rumah Sakit Advent Medan, Pusat Tanggap Bencana, Leonard Khriestsandi Saleh, HET FK UNAND, FK Unand, RUMAH ZAKAT, JEMARI Sakato – Save the Children Indonesia.
Selanjutnya PT PUTRA PERKASA ABADI, IBU Foundation, PT PUTRA PERKASA ABADI, PMI Kabupaten Tanah Datar, Tim Reaksi Cepat Semen Padang, Yayasan Senarai Sumatera Barat, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDM ), Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Sumatera Barat, Astepenson, A.Md, PMI Kabupaten Tanah Datar, Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi, Rumah Zakat Action, DRU SAR DIY/PEDULI MUSLIM, ORARI LOKAL PASAMAN.
Lalu Anjar Gumelar, PMI Prov. SUMATERA Barat, PALANG MERAH INDONESIA, PMI Kabupaten Tanah Datat, RSUP DR. M. DJAMIL PADANG, Yayasan Senarai Sumatera Barat, Cakra Haji, Universitas Fort De Kock Bukittinggi (Fortgana), Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, Ranah Rantau circle (RRc), Mapala Dharma Andalas, Relawan Independen, Komunitas Pecinta Alam, Fernando Yudistira, Advent Respons Cepat (ARC), Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Sumatera Barat, Marsudi, MPU MAPALA UNP, Dompet Dhuafa Singgalang, PMI Kota Bukittinggi.
Selanjutnya Yakesma Sumatera Barat, Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Jhohan Syah, Akhyarizal, KSR PMI Unit UNP, Pramuka Peduli Kota Solok, Tagana Kota Padang, Tagana Kota Solok, Salam Aid, Rumah Zakat Action, WAHANA MUDA INDONESIA, Mapala Humendaka, WIZ (Wahdah Inspirasi Zakat), Human Iniatiative, Karawang Peduli, KSR-PMI UIN IMAM BONJOL Unit UIN Imam BonjolPADANG, IQBAL ANUGRAH, Ravi Amali, Dedi Rahmat, Perkumpulan GALAPAGOS Lestari Indonesia.
RENUS RESCUE, Karawang Peduli, BPBD Kota Pariaman, Zulkifli, CV Anugerah Nuansa Abadi, Forum Asesor AKTK Nasional, RAPI JZ03ZZW16 PASAMAN, Doli Putra, Dayu Muharis, ORARI, PMI Sumbar, ORARI Lokal Bukittinggi Agam, Sukijan, Caritas Keuskupan Padang, Dinas sosial kabupaten pesisir selatan, CV fadhila, PT. Dasrat Sarana Arang Sejati, Lab PDRPI, Mapala Unand, Mapala Dharma Andalas, PMI Kecamatan Pasaman, BEM KM FEKDA UNAND PAYAKUMBUH, Rumah Buku Firdaus Oemar, Mapala Green Justice, Wanadri, Asia Muslim Charity Foundation (AMCF).
Rumah Zakat, Universitas Andalas, Institut Teknologi Padang, DEKAP INDONESIA, Yakesma, RAPI Kab. Bogor, Weareyourproperty, HET FK UNAND, Medical Emergency Rescue Committe, Laznas Al Irsyad Al Islamiyyah – Jakarta,TS PEDULI, PT KUANSING INTI MAKMUR, Global Insani Action ( GIA ), Almaizet Putra, S.Pd, Pengungsian Samping Rumah, Markaz Bersama Assunnah, FPM INDONESIA, Relawan Dumai, Yayasan Pasaman Barat Madani (Parmadani), Laznas YAKESMA, MPU MAPALA POLITEKNIK NEGERI PADANG, Palang Merah Indonesia, MPALH UNP, Muh hatta wajad, Armizen Wahit, Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiah Sumatra barat, Yayasan Senarai Sumatera Barat, Serikat Penggiat Nagari Sumatera Barat, Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiah, Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiyah Sumatera Barat.
Selain itu, Komandan Kodim 0305/Pasaman Letkol Kav Hery Bhakti selaku Komandan Pos Komando Tanggap Darurat Pasaman Barat juga mengucapkan terimakasih kepada pasukan loreng Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti. Mulai dari awal tanggap darurat 25 Februari hingga 10 Maret berakhirnya. Sebanyak 109 anggota TNI telah membantu masyarakat di berbagai titik pengungsian.
“Di dalam menangani bencana alam ini, kita perlu berkoordinasi dan bahu membahu. Ternyata kita bisa lewati masa tanggap darurat dan saat ini memasuki masa transisi atau Pemulihan,” katanya.
(ded)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *