Pesisir SelatanPendidikanSumatera Barat

Pemkab Pessel Jalin Kerja Sama Peningkatan Mutu Pendidikan dengan Tiga Lembaga Ini

179
×

Pemkab Pessel Jalin Kerja Sama Peningkatan Mutu Pendidikan dengan Tiga Lembaga Ini

Sebarkan artikel ini
Pemkab Pessel Jalin Kerja Sama Peningkatan Mutu Pendidikan Dengan Tiga Lembaga
Pemkab Pessel Jalin Kerja Sama Peningkatan Mutu Pendidikan dengan Tiga Lembaga Pendidikan yaitu Teach First Indonesia (TFI), Lingkar Daerah Belajar (LDB) dan Yayasan Guru Belajar. (f/diskominfo)

MJNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) menjalin kerja sama dengan tiga lembaga pendidikan yaitu Teach First Indonesia (TFI), Lingkar Daerah Belajar (LDB) dan Yayasan Guru Belajar.

Penandatanganan perjanjian kerja sama itu dilakukan Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar dengan pimpinan Teach First Indonesia (TFI), Lingkar Daerah Belajar (LDB) dan Yayasan Guru Belajar di gedung Painan Convention Center (PCC), Senin (18/092023).

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

Acara itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Pessel, Mawardi Roska, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kemenag, pimpinan MUI, Muhammadiyah, NU, LKAAM, MKKS, BUMN, BUMD, Bundo Kanduang, dan unsur terkait lainnya.

Rusma Yul Anwar mengatakan, selain pemangku kepentingan di daerah, Pemkab Pessel juga menjalin perjanjian kerja sama dengan tiga lembaga yaitu Teach First Indonesia (TFI), Lingkar Daerah Belajar (LDB) dan Yayasan Guru Belajar.

“Perjanjian kerja sama itu bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan melalui Program Nagari Bersekolah (Pronasa). Kita berharap kerjasama tersebut berjalan dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut Rusma Yul Anwar mengatakan, Pronasa memerlukan dukungan dari semua pihak dan tentunya juga masyarakat. Karena program ini, bukan program perorangan, tetapi program bersama.

Rusma Yul Anwar menjelaskan, melalui Pronasa potensi siswa pada berbagai bidang seperti olahraga dengan berbagai cabang olahraga yang diminati siswa dapat dikembangkan. Pengembangan seni budaya dan pembinaan Imtaq (Tahfidz Al Quran, Subuh berjamaah dan Maghrib mengaji), sains dan literasi.

“Kegiatan pembinaan Tahfidz Al Quran, subuh berjamaah dan magrib mengaji didampingi oleh guru yang berkompeten. Guru ini berasal dari sekolah dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, dipastikan memiliki kurikulum yang sesuai dengan level siswa,” jelasnya.

Pencapaian kemampuan siswa, menurut Rusma Yul Anwar, terukur dari dua aspek yaitu dari guru pembimbing sebagai pendamping yang bertatap muka dengan siswa serta dari guru-guru asal sekolah siswa yaitu guru kelas/wali kelas. Semua guru dibekali dengan kartu kendali pencapaian siswa dalam proses pembimbingan.

Sementara itu Pembina Lingkar Daerah Belajar (LDB), Najelaa Shihab pada kesempatan itu menegaskan, pihaknya siap bekerjasama dengan Pemkab Pessel dalam rangka peningkatan mutu pendidikan melalui Pronasa.

Najelaa mengatakan, Pronasa merupakan sebuah inovasi di bidang pendidikan yang digulirkan Pemkab Pessel guna meningkatkan mutu pendidikan.

“Ya, hal itu sesuai misi kelima Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yaitu mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM yang beriman, kreatif, dan berdaya saing. Semoga Program Nagari Bersekolah bisa berjalan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

(canang)

Kami Hadir di Google News