BeritaSumatera Barat

Gubernur Sumbar Laporkan Perkembangan Proses Pendataan Terdampak Bencana ke Kementan

552
×

Gubernur Sumbar Laporkan Perkembangan Proses Pendataan Terdampak Bencana ke Kementan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Sekjen Kementan, Prihasto Setyanto
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Sekjen Kementan, Prihasto Setyanto. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah sambangi Kantor Kementerian Pertanian RI (Kementan) di Jakarta, Jum’at 7 Juni 2024.

Kedatangan Gubernur beserta rombongan bertujuan untuk melaporkan perkembangan proses pendataan lahan masyarakat yang masih berlangsung dan mendorong percepatan pencairan bantuan dari Kementerian Pertanian.

ADVERTISEMENT

Dalam lawatan tersebut, Gubernur Mahyeldi diterima langsung oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman beserta jajarannya.

“Tujuan kita datang kesini, pertama tentu melaporkan perkembangan proses pendataan yang masih berlangsung dan kedua mengupayakan agar bantuan bisa segera cair,” jelas Mahyeldi.

Hal itu merupakan tindak lanjut dari arahan Mentan saat berkunjung ke salah satu lokasi terdampak bencana di Sumbar pada (18/5) lalu. Di mana Mentan menjanjikan akan membantu biaya perbaikan lahan dan bibit tanaman yang terdampak bencana sebesar 10 Miliar.

Mahyeldi mengaku saat ini proses pendataan terus dikebut. Bahkan, Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumbar telah bekerjasama dengan Badan Standarisasi Instrumen Holtikultura Kementan untuk melakukan pemetaan lahan masyarakat yang terdampak.

“Hasil sementara dari pemetaan tersebut, ada 6 kategori tingkat kerusakan mulai dari sangat berat sampai ringan,” ungkapnya.

Ia juga menyebut, untuk memperoleh data spasial dan detail dari lahan yang akan diperbaiki, pihaknya juga akan melakukan pemotretan per area terdampak menggunakan drone.

Menyikapi hal tersebut Sekjen Kementan, Prihasto Setyanto menyebut anggaran bantuan itu sedang dalam proses revisi DIPA di Direktorat Jendral Anggaran. Sembari menunggu pengesahan anggaran, pihaknya mendorong agar Pemprov Sumbar menyegerakan penuntasan proses pendataan di lapangan.

“Jadi sama-sama kita segerakan, kami upayakan percepatan pencairan bantuan dan Pemprov percepat pendataan,” ajaknya.

Usai pertemuan tersebut, Gubernur Mahyeldi didaulat menjadi Khatib Sholat Jum’at oleh Pengurus Masjid Nurul Iman, Komplek Kementerian Pertanian.

Dalam khutbahnya, Gubernur Mahyeldi mengangkat tema tentang pentingnya persatuan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

(adpsb)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT