Blitar

Bupati Blitar Rini Syarifah Resmikan PT. Lembaga Keuangan Mikro BUMDesa Bersama Simping Barokah

424
×

Bupati Blitar Rini Syarifah Resmikan PT. Lembaga Keuangan Mikro BUMDesa Bersama Simping Barokah

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2024 06 12 at 19.43.02

Mjnews.id – Bupati Blitar, Rini Syarifah, menghadiri peresmian PT. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) BUMDesa Bersama Simping Barokah di Kecamatan Kademangan pada Rabu, 12 Juni 2024, yang berlangsung di Wisata Candi Simping. Acara ini juga dihadiri oleh Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Kademangan beserta anggota Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Kademangan, perwakilan perbankan, serta berbagai tokoh masyarakat dan pengurus BUMDesa.

Dalam sambutannya, Rini Syarifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus BUMDesa Bersama Simping Barokah Kecamatan Kademangan atas kerja kerasnya mengelola Dana Bergulir Masyarakat (DBM). “BUMDesa Bersama Simping Barokah yang berdiri sejak 2014, awalnya sebagai Unit Pengelola Keuangan (UPK) dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan, kini menjadi BUMDesMa pertama di Kabupaten Blitar yang mendirikan PT. Lembaga Keuangan Mikro,” ujar Rini Syarifah.

ADVERTISEMENT

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Blitar mendorong transformasi UPK menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesMa) untuk memperkuat kelembagaan ekonomi desa. Saat ini, ada 19 BUMDesMa di Kabupaten Blitar yang mengelola aset DBM dengan total aset sebesar 67 miliar rupiah pada akhir 2023.

Rini Syarifah juga mengingat kembali krisis multi-sektor akibat pandemi Covid-19 saat awal masa jabatannya pada tahun 2021. “Di tengah banyaknya lembaga ekonomi yang defisit, BUMDesMa Simping Barokah tetap mencatat surplus. Pada akhir 2020, BUMDesMa Simping Barokah mencatat keuntungan sebesar 524 juta rupiah, dan terus surplus di tahun-tahun berikutnya, hingga mencapai laba bersih sebesar 93,9 juta rupiah pada akhir 2023. Selain itu, mereka juga menyalurkan dana sosial sebesar 13,9 juta rupiah kepada masyarakat kurang mampu di 15 desa/kelurahan di Kecamatan Kademangan,” jelasnya.

BUMDesMa Simping Barokah berhasil mengembangkan aset dari 1,3 miliar rupiah menjadi 4 miliar rupiah pada Mei 2024, menunjukkan pertumbuhan 300% dalam 10 tahun. Dengan 547 pemanfaat program Simpan Pinjam Perempuan dan 108 pemanfaat program Usaha Ekonomi Produktif, BUMDesMa Simping Barokah telah berkontribusi besar dalam memutar roda perekonomian Kecamatan Kademangan.

“Saat ini, skema pemberdayaan ekonomi melalui jasa simpan pinjam di BUMDesa Bersama Simping Barokah memasuki tahap upscaling dengan hadirnya PT. LKM sebagai unit usaha baru. Ini membuka akses perkreditan baru yang aman dan terpercaya bagi masyarakat Kecamatan Kademangan,” ungkap Rini Syarifah.

Rini Syarifah berharap kehadiran PT. LKM Simping Barokah dapat memotivasi BUMDesa Bersama lainnya di Kabupaten Blitar untuk mengajukan izin pendirian usaha LKM. “Tujuan kami adalah meningkatkan literasi keuangan dan memberikan akses layanan jasa keuangan yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat, karena dua hal tersebut adalah kunci tumbuhnya perekonomian berbasis masyarakat,” pungkasnya. (*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT