Mjnews.id – Menyambut arus mudik Lebaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Limapuluh Kota terjunkan 72 personil tenaga medis yang terdiri dari Perawat dan Bidan.
Posko Pengamanan dan pelayanan Lebaran tersebut tersebar di lima titik, yaitu kelok 9, Pasar Sarilamak, simpang Piladang, objek wisata Harau dan objek wisata Kapalo Banda Nagari Taram.
“Dinkes hanya melayani pelayanan darurat di saat situasi genting seperti kecelakaan dan semua titik posko mudik diisi oleh 9 tenaga medis,” kata Kadinkes Limapuluh Kota, Yulia Mazna kepada wartawan, Sabtu 29 Maret 2025.
Posko pelayanan kesehatan ini, lanjutnya, dilengkapi dengan fasilitas ambulans dan obat-obatan untuk menangani berbagai kondisi darurat. Pelayanan yang diberikan meliputi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), penanganan kelelahan selama perjalanan, serta rujukan ke fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat jika diperlukan. Semua tim medis yang bertugas berasal dari beberapa Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di posko diinstruksikan untuk tetap siaga dan memastikan kesiapan alat kesehatan serta ketersediaan obat-obatan. Selain itu, Puskesmas tetap akan memberikan layanan UGD di setiap puskesmas yang rawat inap selama cuti bersama Idul Fitri,” jelas Yulia Mazna.
Ditambahkan Yulia, dengan adanya posko layanan kesehatan ini, diharapkan pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.
“Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi mewujudkan mudik yang sehat dan selamat bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.
(Yud)












