PendidikanMalangParlemen

Legislator Sri Untari Dorong Pengembangan Sekolah Rakyat untuk Warga Miskin Berprestasi di Jawa Timur

311
×

Legislator Sri Untari Dorong Pengembangan Sekolah Rakyat untuk Warga Miskin Berprestasi di Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
Sarasehan koperasi di Malang
Sarasehan koperasi di Malang. (f/ist)

Mjnews.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Dapil Malang Raya, Sri Untari Bisowarno, memberikan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Program ini dianggap sangat penting dalam memberikan akses pendidikan kepada masyarakat kurang mampu, khususnya bagi anak-anak yang memiliki potensi tinggi namun terhalang oleh biaya pendidikan.

ADVERTISEMENT

“Saya sangat mengapresiasi program Sekolah Rakyat ini karena sangat penting untuk masyarakat, terutama bagi anak-anak yang pintar namun tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka karena keterbatasan biaya,” ujar Sri Untari saat diwawancarai awak media setelah menghadiri sarasehan koperasi pada Senin, 28 April 2025.

Sri Untari mengungkapkan, banyak keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) yang memiliki anak-anak cerdas, tetapi terpaksa menghentikan pendidikan mereka karena tidak memiliki biaya untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Banyak anak-anak KPM PKH yang pintar, namun mereka tidak bisa melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya. Sayang sekali, kepintaran mereka tidak dapat berkembang lebih jauh,” jelasnya.

Dengan hadirnya program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Malang, Sri Untari berharap akan ada lebih banyak anak yang memiliki kesempatan untuk berkembang dan menjadi sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang dibutuhkan untuk kemajuan Indonesia.

“Kabupaten Malang membutuhkan SDM yang cerdas untuk masa depan bangsa. SR ini, jika dikembangkan dengan konsep yang sudah saya lihat melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, akan sangat membantu. Anak-anak miskin akan dibiayai negara mulai dari sekolah, makan, hingga tempat tinggal di asrama SR hingga mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ungkap Untari yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Terkait dengan keberadaan sekolah unggulan yang dicanangkan oleh Pemkab Malang, Sri Untari menegaskan bahwa Dinas Pendidikan harus dapat menyandingkan antara sekolah unggulan dengan Sekolah Rakyat.

“Sekarang tinggal bagaimana Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang harus mampu menyandingkan sekolah unggulan dengan Sekolah Rakyat. Sekolah unggulan dapat diakses oleh anak-anak dari keluarga mampu, sementara Sekolah Rakyat ditujukan untuk anak-anak dari kalangan kurang mampu,” tambah Sri Untari.

Sekolah Rakyat di Kabupaten Malang, saat ini, sudah dibuka di dua lokasi, yakni di Kecamatan Tumpang dan Bantur. Mengenai jumlah yang dibutuhkan untuk Sekolah Rakyat di Kabupaten Malang, Sri Untari menjelaskan bahwa hal tersebut sepenuhnya tergantung pada Kementerian Sosial.

“Saat ini, Pemkab Malang sudah diberikan dua Sekolah Rakyat di dua lokasi, tetapi untuk memenuhi kebutuhan anak-anak cerdas yang kurang mampu, kita harus memiliki data yang jelas. Data tentang anak-anak pintar yang tidak mampu, agar bisa diakomodir dengan baik oleh Sekolah Rakyat,” pungkas Sri Untari.

Program ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu, serta menciptakan kesempatan yang lebih besar bagi mereka untuk berkembang dan berprestasi, meskipun berasal dari latar belakang ekonomi yang terbatas.

(rmn)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT