BeritaSolok Selatan

Upaya Intervensi Penurunan Stunting, Pemkab Solok Selatan Galakkan Gerakan Orang Tua Asuh

308
×

Upaya Intervensi Penurunan Stunting, Pemkab Solok Selatan Galakkan Gerakan Orang Tua Asuh

Sebarkan artikel ini
Yulian Efi sampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Solok Selatan Periode III di Hotel Pesona Alam Sangir
Yulian Efi sampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Solok Selatan Periode III di Hotel Pesona Alam Sangir. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus gencarkan upaya intervensi penurunan stunting melalui pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

“Pemerintah kabupaten melibatkan banyak pihak untuk memasifkan Genting di wilayah-wilayah yang memiliki risiko stunting,” kata Wakil Bupati H. Yulian Efi, sekaligus sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Solok Selatan.

ADVERTISEMENT

Yulian mengatakan, berbagai pihak dilibatkan dalam program ini, mulai dari jajaran pemerintahan hingga peningkatan peran pihak swasta sebagai salah satu stakeholder di daerah.

“Saat ini sudah ada beberapa pihak yang terlibat dalam program Genting ini, salah satunya adalah perusahaan swasta yang beroperasi di Solok Selatan. Semoga mitra lainnya juga dapat berpartisipasi melalui kepedulian sebagai orag tua asuh yang memberikan bantuan baik nutrisi maupun non-nutrisi. Program ini sedang berlangsung dan terus kita upayakan,” kata Yulian dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Solok Selatan Periode III di Hotel Pesona Alam Sangir, Senin (27/10/2025).

Upaya penurunan dan pencegahan adanya kasus stunting baru di Solok Selatan juga sejalan dengan kesepakatan yang dibuat oleh seluruh Kepala Daerah se-Sumatera Barat untuk terus menekan angka kasus stunting di seluruh kabupaten/kota.

Wabup mengatakan bahwa mengingat prevalensi stunting di provinsi yang tak bisa dibilang rendah, seluruh kabupaten/kota telah sepakat untuk menekan angka stunting di Provinsi Sumatera Barat ke angka 19 persen di 2026 nanti.

“Diharapkan kita, seluruh pihak yang terlibat untuk menangani stunting ini bisa dijalankan dengan baik,” imbuhnya.

Program Genting di Kabupaten Solok Selatan dilaksanakan berdasarkan Surat Imbauan Bupati Solok Selatan Tentang Pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Kabupaten Solok Selatan tertanggal 28 Februari 2025. Gerakan ini menjadi upaya preventif untuk mencegah semakin naiknya angka stunting di kabupaten.

Menurut data dari Dinas P2KBPP&PA, jumlah balita yang berisiko stunting saat ini mencapai 648 orang, namun yang baru mendapatkan intervensi langsung dari program Genting baru mencapai 581 orang. Masih ada selisih yang harus diisi dengan dukungan dari berbagai pihak.

Dukungan yang diberikan pun tak melulu harus berupa bantuan nutrisi. Pasalnya, menurut data terbaru intervensi yang diberikan mayoritas adalah dukungan berupa edukasi kepada keluarga dengan risiko stunting agar semakin paham dan memperbaiki gaya hidup dan pola asuh menjadi lebih baik.

Keterlibatan berbagai pihak pun sudah mulai terlihat, mulai dari Baznas Solok Selatan, PT Supreme Energy, dan berbagai pihak lainnya yang tersebar di seluruh kecamatan.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT