BeritaNasionalParlemen

Komisi V DPR Sorot Delay dan Kesiapan Runway Saat Tinjau Bandara Soekarno-Hatta Jelang Nataru

502
×

Komisi V DPR Sorot Delay dan Kesiapan Runway Saat Tinjau Bandara Soekarno-Hatta Jelang Nataru

Sebarkan artikel ini
Komisi V DPR Sorot Delay dan Kesiapan Runway Saat Tinjau Bandara Soekarno-Hatta
Bandara Soekarno-Hatta. (f/ist)

Mjnews.id – Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin untuk memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Dalam peninjauan tersebut, berbagai aspek pelayanan hingga potensi gangguan penerbangan menjadi sorotan serius para legislator.

ADVERTISEMENT

Anggota Komisi V DPR RI, Saadiah Uluputty, menegaskan bahwa arus penumpang yang akan melonjak secara signifikan menuntut kesiapan ekstra dari seluruh pemangku kepentingan, baik pengelola bandara, maskapai, maupun otoritas penerbangan.

Komisi V DPR Sorot Delay Pesawat

Ia menilai persoalan delay pesawat masih menjadi salah satu keluhan utama masyarakat dan harus segera dibenahi.

“Delay ini bukan masalah kecil. Keterlambatan satu penerbangan akan berpengaruh pada penerbangan lainnya, dan jelas merugikan penumpang, terutama mereka yang harus melanjutkan perjalanan ke kota lain dengan waktu yang sudah terjadwal,” kata Saadiah dalam keterangan pers, Sabtu (15/11/2025).

Ia juga mengingatkan bahwa Bandara Soekarno-Hatta melayani penumpang dalam jumlah besar, baik domestik maupun internasional. Karena itu, Saadiah menilai pengelolaan layanan harus disertai standar yang sama ketatnya.

“Penumpang kita bukan hanya domestik, tetapi internasional. Ini harus jadi perhatian khusus pengelola, terutama Angkasa Pura sebagai pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Meski begitu, Saadiah menyatakan bahwa Komisi V DPR RI tetap mengapresiasi sejumlah hal baik yang sudah dilakukan pengelola bandara. Namun ia menekankan bahwa kekurangan di lapangan tetap harus segera dibenahi.

“Kami tidak serta-merta menyalahkan Angkasa Pura ataupun maskapai. Yang baik tentu diapresiasi, tetapi yang belum maksimal harus diperbaiki,” ujarnya.

Komisi V DPR Sorot Penggunaan Runway

Selain isu keterlambatan penerbangan, penggunaan runway juga menjadi perhatian khusus Komisi V. Menurut Saadiah, padatnya aktivitas pesawat yang take off dan landing selama Nataru bisa menimbulkan titik rawan operasional jika tidak diantisipasi secara serius.

“Runway ini krusial saat lonjakan penumpang. Dengan intensitas pesawat yang keluar masuk, kita khawatir kapasitas yang terbatas bisa mengganggu jadwal penerbangan. Ini harus benar-benar menjadi fokus bersama,” ucapnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT