BeritaJakarta

Munjirin Genjot Renovasi Kantor Wali Kota dan Penataan BKT untuk Tingkatkan Pelayanan dan Mitigasi Banjir

181
×

Munjirin Genjot Renovasi Kantor Wali Kota dan Penataan BKT untuk Tingkatkan Pelayanan dan Mitigasi Banjir

Sebarkan artikel ini
GridArt 20251118 133120682
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin. (Dok. Istimewa)

MJNEWS.ID – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terus berbenah. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munjirin, S.Sos., M.Si., proses renovasi Kantor Wali Kota Jakarta Timur kini mulai tampak signifikan, mulai dari penataan halaman depan hingga perbaikan ruang-ruang pelayanan publik.

Saat ditemui awak media, Munjirin menjelaskan bahwa pembaruan bangunan dilakukan karena kondisi fisik kantor mulai kusam dan kurang representatif sebagai pusat pelayanan masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Pembenahan ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai penyelenggara pemerintahan agar kantor lebih rapi dan nyaman. Bukan karena sebelumnya tidak layak, tapi agar semakin tertata dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Munjirin memastikan renovasi kantor tidak mengalihkan perhatian pemerintah dari program prioritas yang menyangkut kepentingan publik. Salah satunya adalah peningkatan fasilitas olahraga bagi masyarakat, pembenahan sejumlah waduk, serta penataan wilayah Kanal Banjir Timur (BKT) sebagai upaya mitigasi banjir jangka panjang.

Selain infrastruktur, ia juga menyoroti persoalan sosial seperti maraknya tawuran antarpelajar dan antarkelompok warga. Menurutnya, langkah pencegahan terus dimaksimalkan melalui koordinasi lintas sektor bersama Kapolres Metro Jakarta Timur, Dandim 0505/Jakarta Timur, serta tokoh masyarakat.

“Kami berupaya melibatkan seluruh stakeholder agar potensi konflik dapat ditekan sedini mungkin,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemkot Jaktim terus memperkuat upaya pengendalian banjir. Kolaborasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) dilakukan untuk mempercepat penataan aliran sungai, waduk, dan embung agar warga tetap aman baik dari hujan lokal maupun kiriman air dari wilayah hulu.

“Ini semua demi keamanan dan kesejahteraan warga Jakarta Timur,” tutup Munjirin.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT