Mjnews.id – Gubernur Mahyeldi Ansharullah, memperkuat kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dan mempercepat transformasi digital dengan mengadakan pelatihan Government Transformation Academy (GTA) di Provinsi Sumatera Barat. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menjawab tantangan era teknologi yang serba digital dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas layanan kepada masyarakat.
Gubernur Mahyeldi menyatakan bahwa pelatihan Government Transformation Academy ini bertujuan untuk menciptakan ASN yang inovatif, kreatif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan berbasis digital. Ia percaya bahwa dengan pemanfaatan teknologi, layanan publik dapat lebih mudah dan efisien.
Menurutnya, Government Transformation Academy bukan hanya menjadi kebutuhan masyarakat, tetapi juga merupakan metode untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, dan dapat dipercaya.
Selain meningkatkan kompetensi digital ASN, Gubernur juga menginginkan Pemerintah Daerah untuk membuat rencana induk pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Rencana ini akan memastikan bahwa setiap produk digital yang dibuat dapat terintegrasi melalui satu pusat data terpadu dan aman. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setelah berbasis digital, layanan kepada masyarakat tetap mudah diakses dan terjamin keamanannya.
Gubernur Mahyeldi menyadari bahwa untuk mencapai tujuan ini, diperlukan dukungan kebijakan dan anggaran yang cukup. Oleh karena itu, ia mendorong agar proses implementasi dilakukan secara bertahap dan terencana.
Kepala BPSDM Sumbar, Desniarti, menjelaskan bahwa skema pelatihan pada program GTA dirancang dengan tiga tingkatan, yaitu basic skill, intermediate skill, dan advance skill. Tingkatan tersebut berkaitan dengan literasi digital, peningkatan kompetensi teknis, dan pelatihan untuk para pengambil keputusan. Setelah pelatihan ini, diharapkan peserta dapat menerapkan ilmu yang mereka peroleh pada unit kerja masing-masing.
Pelatihan Government Transformation Academy di Sumatera Barat Tahun 2023 diselenggarakan atas kerjasama Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumbar.
(adpsb)












