AdvKota PadangParlemen

Wawako Maigus Nasir Sampaikan Rancangan APBD TA 2026 ke DPRD Kota Padang

589
×

Wawako Maigus Nasir Sampaikan Rancangan APBD TA 2026 ke DPRD Kota Padang

Sebarkan artikel ini
Wawako Maigus Nasir Sampaikan Rancangan APBD TA 2026 ke DPRD Kota Padang
Wawako Maigus Nasir Sampaikan Rancangan APBD TA 2026 ke DPRD Kota Padang. (f/humas)

Mjnews.id – Wakil Walikota Maigus Nasir sampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Padang Tahun Anggaran 2026, dalam rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD setempat, Senin (13/10/2025).

Hadir Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, para Wakil Ketua, yaitu Mastilizal Aye, Osman Ayub, dan Jupri, dampingi Sekretaris DPRD Kota Padang, Hendrizal Azhar, serta anggota DPRD.

ADVERTISEMENT

Di pihak Pemerintah Kota tampak hadir Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang, Tuanku Andre Algamar, para kepala OPD. Hadir juga unsur Forkopimda dan undangan lainnya.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, Muharlion. Setelah quarom memenuhi mekanisme dewan, rapat diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Wawako Maigus Nasir Sampaikan Rancangan APBD TA 2026 ke DPRD Kota Padang
Wawako Maigus Nasir Sampaikan Rancangan APBD TA 2026 ke DPRD Kota Padang. (f/humas)

“Alhamdulillah rapat kami lanjutkan setelah menchek absensj anggota dewan, dimana quarom sudah memenuhi mekenisme kedewanan,” ujar Muharlion.

Rancangan APBD TA 2026

Mewakili Wali Kota Padang, Maigus Nasir menyampaikan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang tahun 2026 direncanakan sebesar Rp1,12 triliun.

Angka ini menjadi salah satu komponen utama pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Padang.

Rapat paripurna DPRD Kota Padang
Rapat paripurna DPRD Kota Padang. (f/ist)

Sementara itu, pendapatan transfer disesuaikan dari Rp1,87 triliun menjadi Rp1,53 triliun, atau turun sekitar Rp345,8 miliar (18,4 persen) dari kesepakatan awal.

Penyesuaian ini mengikuti kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan.

Belanja daerah juga mengalami penurunan dari Rp3,31 triliun menjadi Rp2,79 triliun, atau berkurang sekitar Rp524,4 miliar (15,8 persen) dibanding rancangan sebelumnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT