Dalam peninjauan tersebut, Wako mengajak seluruh pedagang untuk menjaga ketertiban kawasan pasar agar suasana yang aman dan nyaman dapat terus terjaga.
Penertiban yang dilakukan pada 9 Maret itu turut mendapat dukungan dari jajaran pemerintah, termasuk Wakil Wali Kota Allex Saputra, Pj Sekda, serta kepala OPD terkait.
Masuk ke hari berikutnya, Selasa malam, 10 Maret 2026, geliat Pasar Pusat semakin terasa mendekati H-10 Lebaran.
Pada malam itu, masyarakat mulai memadati pasar untuk membeli kebutuhan hari raya, menciptakan suasana yang lebih hidup dan ramai.
Wali Kota kembali hadir meninjau kondisi pasar, memastikan kebijakan penataan telah memberikan dampak yang signifikan.
Suasana pasar yang lebih tertata membuat arus pengunjung lebih lancar dan nyaman untuk berbelanja.
Pedagang tekstil di Lantai III Blok A menyampaikan rasa syukurnya karena pembeli sudah mulai berdatangan dalam jumlah yang semakin meningkat.
Ia menuturkan bahwa aktivitas jual beli kini jauh lebih terasa setelah penataan dilakukan.
Pedagang pakaian anak di Lantai II Blok A juga memberikan respons positif, menyebut penataan pasar sebagai kebijakan yang tepat dan berpihak pada pedagang.
Menurutnya, suasana yang lebih rapi membuat pengunjung merasa nyaman dan lebih lama berada di dalam pasar.












