Berita

Pemkab Blitar Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Puting Beliung di Gandusari

270
×

Pemkab Blitar Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Puting Beliung di Gandusari

Sebarkan artikel ini
pemkab blitar serahkan bantuan bagi warga terdampak bencana angin puting beliung

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Blitar secara resmi menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana puting beliung yang terjadi pada 31 Oktober hingga 2 November 2024 di Kecamatan Gandusari. Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Pjs. Bupati Blitar, Jumadi, yang didampingi oleh sejumlah pejabat terkait. Kunjungan ke lokasi terdampak di Desa Sukosewu dilakukan pada Senin, 4 November 2024, dengan tujuan memberikan bantuan secara simbolis kepada korban.

Dalam sambutannya, Jumadi menyampaikan bahwa kedatangannya untuk memastikan bantuan sampai dengan lancar kepada masyarakat serta untuk menegaskan bahwa pemerintah daerah peduli dengan keadaan warga yang terkena musibah.

ADVERTISEMENT

“Hari ini kami menyerahkan bantuan untuk meringankan beban warga yang terdampak puting beliung. Kami berharap bantuan ini bisa memberikan sedikit kelegaan bagi mereka yang sedang menghadapi musibah ini,” kata Jumadi.

Lebih lanjut, Jumadi menambahkan bahwa pemerintah juga berkomitmen untuk membantu perbaikan rumah-rumah yang rusak akibat bencana. Program Setiwulan akan digunakan untuk membantu warga memperbaiki rumah mereka, agar bisa segera dihuni kembali. Ia juga meminta agar data rumah yang rusak, baik yang parah maupun ringan, segera dihimpun.

Kerusakan rumah yang terjadi sebagian besar disebabkan oleh pohon tumbang yang menimpa bangunan rumah warga.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Ivong; Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim); Camat Gandusari; serta tiga kepala desa dari wilayah terdampak. Para penerima bantuan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

Bencana puting beliung yang terjadi di Kecamatan Gandusari mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah warga di beberapa desa. Selain itu, pohon-pohon besar yang tumbang semakin memperburuk kerusakan. Meskipun demikian, pemerintah daerah berusaha cepat tanggap untuk memulihkan kondisi warga.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Ivong, mengungkapkan bahwa tim BPBD telah melakukan evakuasi sejak awal terjadinya bencana dan terus memberikan bantuan hingga saat ini.

“Tim kami sudah bergerak sejak kejadian pertama kali. Kami bekerja keras untuk memastikan bantuan sampai ke warga yang membutuhkan,” ujar Ivong.

Ivong juga menyampaikan bahwa lebih dari 100 rumah warga di Kabupaten Blitar mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang. “Bantuan untuk perbaikan rumah akan diberikan melalui program Setiwulan. Kami akan segera menangani perbaikan rumah agar warga bisa kembali menempati rumah mereka,” tambah Ivong.

Bencana angin kencang mulai menerjang wilayah Kabupaten Blitar pada Kamis, 31 Oktober 2024. Berdasarkan data sementara dari BPBD, sebanyak 81 rumah warga rusak akibat angin kencang tersebut. Lalu, angin kencang kembali melanda beberapa wilayah pada Sabtu, 2 November dan Minggu, 3 November 2024, dengan 34 rumah lagi yang mengalami kerusakan.

Selain kerusakan rumah, dalam peristiwa tersebut juga terjadi tragedi di Desa Dermojayan, Kecamatan Srengat, di mana seorang warga meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang saat memberi makan ayam di kandang.

“Bantuan ini sesuai dengan Perda untuk memberikan dukungan bagi warga yang terdampak bencana angin kencang. Bantuan ini juga untuk memotivasi mereka agar tetap kuat dalam menghadapi musibah,” ujar Ivong.

Ivong menegaskan bahwa penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama, di mana setiap pihak, termasuk desa yang telah menerapkan sistem Desa Tanggap Bencana (Destana), berperan aktif dalam upaya penanggulangan bencana.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, guna mengurangi risiko yang ditimbulkan. Selain itu, ia menginformasikan kepada masyarakat untuk segera menghubungi Pusdalops BPBD Kabupaten Blitar di nomor +62 813-3622-2244 jika terjadi kejadian bencana.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT