BeritaKemensosPurwakarta

Relokasi, Warga Korban Tanah Bergerak Purwakarta Disiapkan Hunian Tetap

545
×

Relokasi, Warga Korban Tanah Bergerak Purwakarta Disiapkan Hunian Tetap

Sebarkan artikel ini
Menko PMK, Pratikno bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya saat meninjau tanah bergerak di Purwakarta
Menko PMK, Pratikno bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya saat meninjau tanah bergerak di Purwakarta. (f/humas kemensos)

Mjnews.id – Pemerintah memutuskan untuk merelokasi seluruh hunian warga korban bencana longsor dan tanah bergerak di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Keputusan ini diambil setelah tinjauan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya pada Kamis (19/6/2025).

ADVERTISEMENT

Kementerian Sosial (Kemensos) pun siap menyalurkan bantuan untuk pembangunan rumah dan kelengkapan isinya.

Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa relokasi ini bersifat mutlak karena kondisi geologis di lokasi terdampak sudah tidak aman untuk ditempati.

“Perlu dilakukan relokasi tempat tinggal karena menurut keadaan geologi tidak lagi aman ditempati. Tidak ada pembangunan hunian sementara, langsung nantinya menjadi hunian tetap,” jelas Pratikno usai meninjau posko pengungsian.

Selain hunian, fasilitas umum, khususnya jalan, juga akan direlokasi.

Area terdampak meluas, relokasi menjadi keharusan, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hadi Wijaya menyatakan bahwa keputusan relokasi sudah sangat tepat mengingat luas area gerakan tanah telah berkembang signifikan.

“Sementara sudah final, jadi dari 2 hektare menjadi 10 hektare. Harus direlokasi sepenuhnya,” tegas Hadi Wijaya.

PVMBG akan menjadi pihak yang menentukan zona aman untuk lokasi relokasi, baik secara terpusat maupun mandiri.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menambahkan bahwa masyarakat yang memilih relokasi mandiri harus menunjukkan lokasi tanahnya dan memastikan bahwa titik tersebut telah dinyatakan aman oleh Badan Geologi.

“Kalau mereka menginginkan relokasi mandiri tunjukkan tanahnya, tanahnya aman dari Badan Geologi, maka kita segera akan bangun. Jadi mudah-mudahan proses ini bisa lebih cepat,” kata Suharyanto.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT