Fraksi PBB-PKS yang disampaikan Hendra Saputra mengkritik sejumlah kebijakan 100 hari pemerintahan. Menurutnya belum berdampak signifikan, seperti kebijakan One Way dan pemotongan TPP ASN.
PBB-PKS mempertanyakan efektivitas belanja modal yang meningkat namun belanja operasional justru menurun.
Fraksi ini juga menyoroti pemangkasan program bantuan langsung ke masyarakat, dan mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran serta efektivitas kebijakan menekan angka pengangguran.
Sementara itu, Fraksi NasDem yang disampaikan Andre Hilman Pratama mendukung visi besar kota yang maju dan bermarwah, namun mempertanyakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya di tengah tantangan PHK dan lemahnya ekonomi lokal.
NasDem menilai belum maksimalnya serapan anggaran dan ingin tahu langkah perbaikan agar program prioritas berjalan tepat sasaran dan efisien.
Perihal pemandangan umum fraksi DPRD ini, akan dijawab Wali Kota pada sidang Paripurna Rabu (2/7/2025) besok.
(arb)












