Mjnews.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto menggelar kegiatan inklusi sosial berupa kelompok belajar menjahit busana wanita bersama pegiat literasi Susi Haryati yang juga merupakan Ketua DPRD Kota Sawahlunto.
Kegiatan yang dipusatkan di Perpustakaan Umum Adinegoro pada Jumat 1 Agustus tersebut diikuti sekitar 30 orang peserta dari masyarakat umum.
Selain kelompok belajar menjahit, kegiatan inklusi juga diisi dengan kegiatan kelompok belajar matematika bersama Pegiat literasi Afifah Dewanti, alumnus UNP. Sebelumnya juga telah berlangsung kegiatan Inklusi Coding, dan juga class cooking.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto, Jon Hendri yang membuka kegiatan tersebut bersyukur karena sejak pandemi Covid-19, banyak pegiat relawan literasi yang bergabung dengan perpustakaan umum mendedikasikan diri berbagi ilmu, sehingga terwujud Perpustakaan tidak hanya tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat transfer ilmu dan keterampilan.
“Alhamdulillah, kegiatan inklusi sosial di perpustakaan ini banyak diminati oleh masyarakat, dan juga pelajar,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pengelola Perpustakaan, Nova Zahara menambahkan, perpustakaan terbuka bekerjasama mewadahi pegiat-pegiat yang memiliki keinginan berbagi ilmu dan motivasi untuk menggiatkan gerakan literasi di Sawahlunto.
Dari pegiat Literasi sendiri yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan ini, Susi Haryati mengharapkan agar ibu-ibu yang mengikuti kegiatan ini untuk dapat lebih serius mengikutinya.
“Kalau ibu semua serius mengikuti dan menekuninya, keterampilan menjahit ini bisa menjadi sumber penghasilan keluarga” pungkasnya.
(Uni)












