Ketua Umum PAPTEKINDO Periode 2023-2025 , Prof. Dra. Asmar Yulastri, M.Pd, Ph.D, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya konvensi dua tahunan tersebut.
Ia menegaskan komitmen PAPTEKINDO untuk terus menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, praktisi, peneliti, dan pemangku kebijakan dalam pengembangan pendidikan teknologi dan kejuruan di Indonesia.
“Teknologi hanyalah alat, manusialah yang menentukan arah perubahan,” ujarnya.
“Melalui konferensi ini, kita ingin membangun sistem pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. PAPTEKINDO berkomitmen memperkuat jejaring nasional dan internasional agar pendidikan vokasi Indonesia mampu berkontribusi nyata terhadap kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Asmar.
Kegiatan yang turut dihadiri Staf Khusus Menteri Dikti Saintek RI, Prof. Tjitjik Srie Tjahjandarie, Ph.D., serta pembicara lain diantaranya Prof. Madya Ts. Dr. Tee Tze Kiong (Malaysia), Prof. Dr. Mochamad Bruri Triyono (Indonesia), Prof. Ganefri, Ph.D. (Indonesia), Prof. Dr. Jyh-Cheng Jason Yu (Taiwan), Assoc. Prof. Kathleen Ebora Padrigalan, Ph.D. (Filipina), dan Prof. Dr. Hla Myo Tun (Myanmar).
(hms/eds)
#beritaunp #sdgs












